Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:30 WIB
loading...
Hamas Peringatkan Israel...
Pejuang Hamas di Jalur Gaza. Foto/anadolu
A A A
KAIRO - Kelompok Palestina Hamas mengatakan pergerakan terus-menerus Israel atas "garis kuning" ke arah barat di dalam Jalur Gaza dan perluasan kendali atas tanah Palestina bertujuan "menggagalkan jalur negosiasi dan menghalangi upaya yang dilakukan" untuk mengkonsolidasikan gencatan senjata. Peringatan itu diungkap juru bicara Hamas, Hazem Qassem.

Dia menjelaskan hal itu ketika faksi-faksi Palestina dan mediator mengadakan pembicaraan di Kairo mengenai isu-isu yang belum terselesaikan terkait dengan perjanjian gencatan senjata.

Tentara Israel memindahkan blok-blok garis kuning ke arah barat sekitar 300 meter di beberapa wilayah Jalur Gaza selama seminggu terakhir dan hingga Jumat, terutama di lingkungan Tuffah di sebelah timur Kota Gaza, menurut saksi mata.

"Garis kuning" merujuk pada garis pemisah tempat tentara Israel mundur di bawah fase pertama rencana AS untuk mengakhiri perang di Gaza. Rencana tersebut mulai berlaku pada Oktober 2025, tetapi Tel Aviv belum mematuhinya.

Sejak gencatan senjata diberlakukan, tentara Israel telah membunuh dan melukai puluhan warga Palestina, dengan alasan mereka mencoba menyeberangi garis perbatasan.

“Pergerakan garis kuning ke arah barat oleh tentara Israel di Kota Gaza, beserta penembakan dan pengusiran yang menyertainya, merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap perjanjian gencatan senjata,” kata Qassem.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
MUI Tegaskan Dukung...
MUI Tegaskan Dukung Kemerdekaan Palestina: Kita Menolak Terhadap Genosida dan Islamophobia
Penyebaran Sangat Cepat,...
Penyebaran Sangat Cepat, Wabah Ebola di RD Kongo Catat 3.200 Kasus dan 1.405 Kematian
Iran Ngadu ke Rusia:...
Iran Ngadu ke Rusia: AS Ingkar Janji dan Jahat!
Rekomendasi
BPDP dan RPN Dorong...
BPDP dan RPN Dorong UMKM Jadi Penggerak Hilirisasi Pangan Berbasis Sawit
Momen Kedatangan Timnas...
Momen Kedatangan Timnas Indonesia di Stadion Pakansari Jelang Lawan Kamboja
Polda Metro Jaya Masih...
Polda Metro Jaya Masih Periksa Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 5 Anggotanya
Berita Terkini
Mengapa Pentagon Diam-diam...
Mengapa Pentagon Diam-diam Ubah Jumlah Tentara yang Terluka dan Tewas Akibat Perang Iran?
Eropa Bagai Neraka Akibat...
Eropa Bagai Neraka Akibat Kebakaran Hutan dan Gelombang Panas, Ini 5 Faktanya
Putin Klaim Armada Kapal...
Putin Klaim Armada Kapal Pemecah Es Rusia Tak Memiliki Pesaing
Houthi dan Milisi Irak...
Houthi dan Milisi Irak Kompak Serang Arab Saudi, Riyadh: Agresor Itu Didukung Iran
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved