69 Tewas dalam Aksi Protes Kebrutalan Polisi di Nigeria

loading...
69 Tewas dalam Aksi Protes Kebrutalan Polisi di Nigeria
Setidaknya 69 orang tewas dalam aksi protes terhadap kebrutalan polisi di Nigeria. Foto/Kolase/Sindonews
A+ A-
ABUJA - PresidenNigeria Muhammadu Buhari mengatakan 69 orang telah tewas dalam aksi protes terhadap kebrutalan polisi yang mengguncang negara itu. Korban tewas sebagian besar adalah warga sipil, namun polisi dan tentara juga termasuk di dalamnya.

"Presiden mengumumkan jumlah korban dalam pertemuan darurat dengan mantan pemimpin Nigeria yang bertujuan mencari cara untuk mengakhiri kerusuhan," kata juru bicaranya seperti dilansir dari BBC, Sabtu (24/10/2020).

Pada pertemuan virtual pada Jumat itu, Presiden Buhari (77) mengatakan pemerintahannya berkomitmen untuk memenuhi tuntutan para pengunjuk rasa. Namun dia mengatakan pemerintahnya tidak akan melipatgandakan senjata dan mengizinkan penjahat yang telah membajak protes untuk terus melakukan hooliganisme.(Baca juga: Pertumpahan Darah Nigeria: Polisi Tembak Demonstran lalu Diseret di Jalan)

"Presiden mengatakan pada pertemuan itu bahwa 51 warga sipil, 11 petugas polisi dan tujuh tentara tewas dalam kerusuhan itu," kata juru bicaranya.



Belum jelas apakah angka-angka ini termasuk para pengunjuk rasa yang diduga dibunuh oleh pasukan keamanan di Lagos pada hari Selasa lalu.

Buhari sebelumnya membuat pidato singkat di televisi di mana dia mendesak pengunjuk rasa untuk berhenti berdemonstrasi dan sebaliknya terlibat dengan pemerintah dalam mencari solusi.

Buhari menghadapi kritik karena tidak menyebutkan penembakan di Lagos.



halaman ke-1 dari 3
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top