James Bond Ternyata Benar Ada di Dunia Nyata, Ini Buktinya
Jum'at, 23 Oktober 2020 - 14:42 WIB
loading...
Dokumen Perang Dingin mengungkap sosok mata-mata Inggris bernama James Bond. Foto/Fox News
A
A
A
WARSAWA - Sejumlah dokumen era Perang Dingin yang baru-baru ini dipublikasi membuat publik Polandia dan beberapa komunitas intelijen terguncang. Pasalnya, dokumen tersebut mengungkapkan tersangka agen mata-mata Inggris bernama James Bond .
Pada 18 Februari 1964, agen bernama James Bond tiba di Warsawa, lalu berada di belakang Tirai Besi Uni Soviet, sebuah pembatas yang memisahkan Blok Timur Komunis dari Barat.
Secara resmi, ia bekerja sebagai arsiparis di Atase Militer Kedutaan Inggris. Tapi dia segera mendapat perhatian dari perwira kontra intelijen Polandia. Pada satu titik, dia terlihat mengintip di sekitar pangkalan militer di sepanjang perbatasan Soviet, seperti dilaporkan oleh Wall Street Journal.(Baca juga: Jerman: AS dan Eropa Harus Bersatu Dalam Perang Dingin Baru dengan China )
Menurut Institute of National Remembrance, ia melakukan beberapa perjalanan ke timur laut Polandia yang diduga berhasil menembus instalasi militer. Institute of National Remembrance adalah badan pemerintah yang berbasis di Warsawa yang mendokumentasikan kejahatan terhadap Polandia.
Sampul dokumen Bond telah memicu perdebatan sendiri di antara sejarawan Polandia dan publik mengenai apakah Bond - yang dipanggil Jim - sebenarnya adalah mata-mata.
"Maksud saya, ayolah," ujar Marzena Kruk, Direktur Institute of National Remembrance, kepada Reuters. Dia adalah seorang mata-mata, melakukan hal-hal spionase.
Badan Intelijen Rahasia Inggris, yang dikenal sebagai MI6, menolak berkomentar terkait kabar tersebut.
Pada 18 Februari 1964, agen bernama James Bond tiba di Warsawa, lalu berada di belakang Tirai Besi Uni Soviet, sebuah pembatas yang memisahkan Blok Timur Komunis dari Barat.
Secara resmi, ia bekerja sebagai arsiparis di Atase Militer Kedutaan Inggris. Tapi dia segera mendapat perhatian dari perwira kontra intelijen Polandia. Pada satu titik, dia terlihat mengintip di sekitar pangkalan militer di sepanjang perbatasan Soviet, seperti dilaporkan oleh Wall Street Journal.(Baca juga: Jerman: AS dan Eropa Harus Bersatu Dalam Perang Dingin Baru dengan China )
Menurut Institute of National Remembrance, ia melakukan beberapa perjalanan ke timur laut Polandia yang diduga berhasil menembus instalasi militer. Institute of National Remembrance adalah badan pemerintah yang berbasis di Warsawa yang mendokumentasikan kejahatan terhadap Polandia.
Sampul dokumen Bond telah memicu perdebatan sendiri di antara sejarawan Polandia dan publik mengenai apakah Bond - yang dipanggil Jim - sebenarnya adalah mata-mata.
"Maksud saya, ayolah," ujar Marzena Kruk, Direktur Institute of National Remembrance, kepada Reuters. Dia adalah seorang mata-mata, melakukan hal-hal spionase.
Badan Intelijen Rahasia Inggris, yang dikenal sebagai MI6, menolak berkomentar terkait kabar tersebut.
Lihat Juga :