Pakistan Akui Lakukan Pekerjaan Kotor untuk Barat dalam Dukung Teroris
Sabtu, 26 April 2025 - 00:01 WIB
loading...
Menhan Pakistan Khawaja Asif. Foto/irna
A
A
A
ISLAMABAD - Menteri Pertahanan (Menhan) Pakistan Khawaja Asif menyebut Barat, dan khususnya Amerika Serikat (AS), atas perannya dalam ketegangan keamanan di kawasan tersebut.
Ketika ditanya tentang dukungan negaranya terhadap terorisme dalam wawancara dengan Sky News yang dirilis pada hari Jumat (25/4/2025), Asif mengakui Islamabad melakukan “pekerjaan kotor” untuk kekuatan Barat selama beberapa dekade.
“Kami telah melakukan pekerjaan kotor ini untuk Amerika Serikat selama sekitar tiga dekade, Anda tahu dan Barat, termasuk Inggris,” tegas Asif kepada penyiar Inggris tersebut pada hari Kamis.
Dia menambahkan, “Ini adalah sebuah kesalahan dan Pakistan telah menderita karenanya.”
“Jika kami tidak bergabung dalam perang melawan Uni Soviet dan perang setelah 9/11, rekam jejak Pakistan tidak akan dapat dibantah,” ungkap Asif.
Dia merujuk pada perang Soviet-Afghanistan, di mana AS secara diam-diam mendukung pemberontak antikomunis, dan 'Perang Melawan Teror' yang dipimpin AS yang dilancarkan Presiden George W. Bush saat itu setelah serangan 11 September 2001 dan yang menargetkan Taliban dan Al-Qaeda.
Ketika ditanya tentang dukungan negaranya terhadap terorisme dalam wawancara dengan Sky News yang dirilis pada hari Jumat (25/4/2025), Asif mengakui Islamabad melakukan “pekerjaan kotor” untuk kekuatan Barat selama beberapa dekade.
“Kami telah melakukan pekerjaan kotor ini untuk Amerika Serikat selama sekitar tiga dekade, Anda tahu dan Barat, termasuk Inggris,” tegas Asif kepada penyiar Inggris tersebut pada hari Kamis.
Dia menambahkan, “Ini adalah sebuah kesalahan dan Pakistan telah menderita karenanya.”
“Jika kami tidak bergabung dalam perang melawan Uni Soviet dan perang setelah 9/11, rekam jejak Pakistan tidak akan dapat dibantah,” ungkap Asif.
Dia merujuk pada perang Soviet-Afghanistan, di mana AS secara diam-diam mendukung pemberontak antikomunis, dan 'Perang Melawan Teror' yang dipimpin AS yang dilancarkan Presiden George W. Bush saat itu setelah serangan 11 September 2001 dan yang menargetkan Taliban dan Al-Qaeda.
Lihat Juga :