PM Armenia Minta Rakyatnya Angkat Senjata Lawan Azerbaijan

loading...
PM Armenia Minta Rakyatnya Angkat Senjata Lawan Azerbaijan
Perdana Menteri (PM) Armenia Nikol Pashinyan. Foto/Anadolu
A+ A-
YEREVAN - Perdana Menteri (PM) Armenia Nikol Pashinyan menyeru warganya berjuang di garis depan di Nagorno-Karabakh atau Karabakh Atas.

Wilayah konflik itu diduduki oleh Armenia tapi dunia internasional mengakuinya sebagai bagian dari Azerbaijan. Kini kedua negara bertempur sengit memperebutkan wilayah itu. “Tak ada Armenia tanpa Artsakh (Karabakh Atas) dan juga, melindungi hak rakyat Artsakh berarti melindungi hak rakyat Armenia,” papar Nikol Pashinyan di Twitter dalam bahasa Inggris.

(Baca juga :Iran Sukses Luncurkan Sistem Pertahanan Rudal Buatan Sendiri)

Dia menambahkan, "Dan hari ini, ini berarti mengangkat senjata dan memperjuangkan hak-hak ini."



Pashinyan juga mengatakan di Facebook bahwa masalah Nagorno-Karabakh tidak dapat diselesaikan secara diplomatis. “Semua warga Armenia harus berjuang dengan senjata di tangan mereka sampai solusi diplomatik tercapai,” katanya.

(Baca juga :Relawan Vaksin Astrazeneca Meninggal, Kemenkes: Belum Ada Kontrak Pembelian)

Sejak bentrok baru meletus pada 27 September, Armenia terus menyerang warga sipil dan pasukan Azerbaijan, bahkan melanggar perjanjian gencatan senjata kemanusiaan.



Selama 10 hari terakhir, Armenia melanggar dua gencatan senjata kemanusiaan di Karabakh Atas. Gencatan senjata kemanusiaan baru mulai berlaku Sabtu lalu, tetapi orang-orang Armenia telah melanggarnya beberapa kali.
halaman ke-1 dari 2
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top