Imbas Guru Dipenggal, Prancis Akan Usir 231 Warga Asing Radikal

Senin, 19 Oktober 2020 - 12:22 WIB
loading...
Imbas Guru Dipenggal,...
Para warga Prancis membawa karangan bunga dalam aksi mengenang Samuel Paty, guru yang dipenggal remaja 18 tahun karena mempelihatkan kartun Nabi Muhammad dalam diskusi di kelas. Foto/Fox News
A A A
PARIS - Para pejabat Prancis berencana untuk mengusir 231 warga asing yang teradikalisasi dalam tindakan keras setelah seorang guru dipenggal dalam serangan yang dianggap sebagai aksi teroris pada Jumat pekan lalu.

Menteri Dalam Negeri Gérald Darmanin mengatakan bahwa dia bermaksud untuk bergerak cepat menanggapi pembunuhan Samuel Paty, seorang guru sejarah yang dipenggal kepalanya setelah memperlihatkan kartun Nabi Muhammad di kelas saat diskusitentang kebebasan berekspresi. (Baca: Guru Dipenggal karena Kartun Nabi Muhammad Picu Demo Besar di Prancis )

Presiden Emmanuel Macron menyebut pembunuhan brutal itu sebagai "serangan teroris Islam." Pelaku pemenggalan adalah Abdoulakh A., 18, seorang etnis Chechnya, Rusia, yang telah lama tinggal di Prancis bersama keluarganya. Pelaku telah ditembak dan dibunuh oleh polisi.

Mengutip laporan Europe 1, Senin (19/10/2020), respons utama terhadap serangan itu termasuk deportasi 231 orang asing dalam File of Alerts for the Prevention of Terrorist Attacks (FSPRT), yang melacak aktivitas radikal.

Darmanin telah merencanakan untuk mengusir orang-orang tersebut, setelah melakukan perjalanan ke Maroko minggu sebelumnya untuk meminta pemerintah menerima sembilan dari warga negaranya yang radikal. Dia berencana bertemu dengan pejabat di Aljazair dan Tunisia untuk membahas kesepakatan serupa. (Baca: Kartun Nabi Muhammad Jadi Bahan Diskusi, Guru di Prancis Dipenggal )

Menurut para pejabat, dalam daftar tersebut ada 180 orang yang saat ini berada di penjara dan 51 orang lainnya yang akan segera ditangkap. Lebih dari 850 imigran ilegal terdaftar di FSPRT.

Otoritas Prancis telah menangkap 11 orang sehubungan dengan pembunuhan terhadap guru itu. Namun, tidak jelas apakah 11 orang itu juga bagian dari daftar orang yang akan diusir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Kapal Tanker Rusia Dibajak...
Kapal Tanker Rusia Dibajak Prancis, Ini Respons Keras dari Kremlin
Prancis Cegat Kapal...
Prancis Cegat Kapal Tanker Rusia, Eropa Memanas!
Masa Depan Prancis di...
Masa Depan Prancis di Ujung Tanduk, Ini 3 Pemicunya
Prancis Larang Masuk...
Prancis Larang Masuk Menteri Israel Ben-Gvir, Imbas Video Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla
Italia, Inggris, Prancis,...
Italia, Inggris, Prancis, dan Jerman Peringatkan Situasi di Tepi Barat Memburuk
Istana Sangkal Kabar...
Istana Sangkal Kabar Presiden Prabowo ke Italia usai Kunjungi Prancis
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Trump: Saya Terganggu...
Trump: Saya Terganggu dengan Netanyahu!
Rekomendasi
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Gelar Pernas XIII di...
Gelar Pernas XIII di Klaten, FMKI Keluarkan Seruan Moral
Taruna Nusantara Cimahi-Redea...
Taruna Nusantara Cimahi-Redea Institute Kerja Sama Peningkatan Kualitas Akademik
Berita Terkini
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Infografis
Tentara Prancis yang...
Tentara Prancis yang Dikirim ke Ukraina Akan Dihabisi Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved