Trump Dikritik karena Tak Kutuk Supremasi Kulit Putih saat Debat Capres AS

Kamis, 01 Oktober 2020 - 16:24 WIB
loading...
Trump Dikritik karena...
Capres Partai Demokrat Joe Biden (kanan) dan capres petahana Partai Republik Donald John Trump menjalani debat perdana untuk pemilihan presiden Amerika Serikat 2020, Rabu (30/9/2020) WIB. Foto/Olivier Douliery/Pool via REUTERS
A A A
WASHINGTON - Debat perdana calon presiden (capres) Amerika Serikat (AS) antara Donald Trump dan Joe Biden telah membuat para warga Amerika berniat pindah kewarganegaraan menjadi warga Kanada. Sikap Trump yang gagal mengutuk kelompok supremasi kulit putih menjadi salah satu penyebabnya.

Mereka ingin pindah setelah debat capres berlangsung kacau dan dipenuhi caci maki antarkedua capres. Pemilihan presiden (pilpres) AS akan digelar 3 November 2020, di mana capres petahana dari Partai Republik Donald Trump akan bersaing dengan capres Partai Demokrat Joe Biden. (Baca: Melonjak, Warga AS Berburu Cara Pindah ke Kanada Pascadebat Capres )

Menurut Google Trends, pencarian Google tentang cara mengajukan kewarganegaraan Kanada dan pindah ke Kanada secara drastis melonjak setelah konfrontasi kacau antara Trump dan Biden pada Selasa malam waktu setempat atau Rabu (30/9/2020) pagi WIB.

Menurut Google, pertanyaan tentang "cara mengajukan permohonan kewarganegaraan Kanada" melonjak pada pukul 22.32 waktu Amerika pada Selasa malam atau sekitar satu jam setelah debat capres dimulai.

Pada pukul 04.24 pagi pada hari Rabu waktu Amerika, frekuensi query yang sama melonjak. Pencarian Google paling populer di Massachusetts, diikuti oleh Michigan, Illinois, New York dan Pennsylvania.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
Pakar Militer Ini Ungkap...
Pakar Militer Ini Ungkap Psikologi Presiden Trump Lebih Penting Dibandingkan Biaya Politik
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Mojtaba Khamenei: Tanda...
Mojtaba Khamenei: Tanda Tangan Trump di MoU AS-Iran Tak Berharga dan Tak Miliki Kredibilitas!
Viral! Momen Pemain...
Viral! Momen Pemain Argentina Tolak Jabat Tangan Trump di Podium Final Piala Dunia 2026
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Perayaan Juara Spanyol...
Perayaan Juara Spanyol Makan Korban, Remaja 13 Tahun Tewas gegara Air Mancur Roboh
Rekomendasi
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Run for Independence...
Run for Independence Day 81 Akan Digelar, MNC Life Berikan Perlindungan Jiwa bagi Seluruh Peserta
Gibran Duduk di Barisan...
Gibran Duduk di Barisan Menteri saat Sidang Kabinet, Mensesneg Beri Penjelasan
Berita Terkini
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Khalil al-Hayya Jadi...
Khalil al-Hayya Jadi Pemimpin Hamas, Perjuangan Gaza Makin Konfrontatif atau Pragmatis?
Profil Sheikh Miqdad,...
Profil Sheikh Miqdad, Ulama Palestina yang Ditangkap Pasukan Indonesia dan Dikhawatirkan Diserahkan ke Israel
4 Fakta Film Odyssey...
4 Fakta Film Odyssey yang Picu Ketegangan, dari Isu Kulit Hitam hingga Transgender
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved