Konservatif Kuasai Mahkamah Agung AS

Selasa, 29 September 2020 - 13:15 WIB
loading...
Konservatif Kuasai Mahkamah...
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menominasikan Amy Coney Barret untuk menjadi hakim agung. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menominasikan Amy Coney Barret untuk menjadi hakim agung. Itu menunjukkan pengaruh Trump terhadap Mahkamah Agung akan semakin kuat dengan komposisi hakim konservatif yang semakin mendominasi.

Nominasi Barret juga didukung sepenuhnya anggota Senat dari Partai Republik yang menguasai lembaga tersebut. Pengumuman Barret sebagai nominasi itu dilakukan di Rose Garden Gedung Putih di mana Barret, 48, ditemani tujuh anaknya. (Baca: Salat Dhuha Bukan Sekedar Membuka Pintu Rezeki)

Jika disetujui Senat, Barret akan menggantikan ikon liberal Ruth Bader Ginsburg yang meninggal pada usia 87 tahun pada 18 Maret lalu. Dia juga akan menjadi perempuan kelima yang menjadi hakim agung dengan komposisi konservatif tetap menjadi mayoritas dengan suara 6:3.

Sama seperti dua hakim agung yang ditunjuk Trump sebelumnya, Neil Gorsuch pada 2017 dan Brett Kavanaugh pada 2018, Barrett merupakan kandidat yang masih muda dan telah menjalani profesi hakim selama beberapa dekade. Dia juga telah meninggalkan jejak sebagai hakim konservatif. Dia juga menjadi kandidat hakim agung termuda sejak hakim konservatif Clarence Thomas, 43, pada 1991.

Barret sebelumnya pernah bekerja untuk hakim Antonin Scalia yang meninggal pada 2016. Scalia merupakan hakim konservatif paling berpengaruh pada sejarah AS. Barrett sebelumnya bekerja sebagai juru ketik bagi Scalia di pengadilan tinggi dan menjadikannya sebagai mentor yang sangat memengaruhi hidupnya. “Pandangan hukum (Scalia) juga sama dengan saya. Seorang hakim harus mengaplikasi hukum sebagai tulisan. Hakim bukan pembuat kebijakan,” kata Barret dilansir Reuters. Di pengadilan, Scalia menolak hak aborsi, tidak setuju ketika pengadilan melegalisasi hukum pernikahan sesama jenis, dan mendukung hak-hak memiliki senjata. (Baca juga: Sekolah di Merangin Mulai Belajar Tatap Muka dengan Protokol Ketat)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Pengamat Hubungan Internasional:...
Pengamat Hubungan Internasional: Indonesia Perlu Cermati Dinamika Jelang Pilpres AS 2028
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Trump Peringatkan China-Rusia...
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Rekomendasi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Malaysia Comeback, Tundukkan Myanmar 2-1
Beli Samsung Galaxy...
Beli Samsung Galaxy Foldable 8 Lebih Hemat! Nikmati Promo Spesial Kartu Kredit BRI
Berita Terkini
Pasukan Khusus AS Siapkan...
Pasukan Khusus AS Siapkan Operasi Perebutan Bom Nuklir Iran, Ini 7 Strateginya
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved