Tentara Suriah Eksekusi 162 Warga Alawi Pendukung Bashar Al Assad
Sabtu, 08 Maret 2025 - 17:11 WIB
loading...
Tentara Suriah mengeksekusi 162 warga Alawi pendukung Bashar Al Assad. Foto/Xinhua/Str
A
A
A
DAMASKUS - Pasukan keamanan Suriah diduga telah mengeksekusi puluhan orang yang termasuk minoritas Alawi di provinsi pesisir Latakia.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berbasis di Inggris mengatakan 162 warga sipil telah tewas dalam "eksekusi lapangan" di wilayah tersebut - jantung presiden terguling Bashir al-Assad, yang juga termasuk dalam sekte Alawi.
Sumber kementerian dalam negeri mengatakan kepada kantor berita resmi negara itu, Sana, bahwa "pelanggaran individu" telah terjadi di pantai dan berjanji untuk menghentikannya.
BBC belum dapat memverifikasi klaim bahwa pembunuhan tersebut dilakukan oleh pasukan penguasa baru Suriah.
Jumlah korban tewas termasuk 13 wanita dan lima anak, kata SOHR kepada kantor berita AFP.
Baca Juga: NATO Terancam Bubar, Eropa Bangun Koalisi Baru
Penguasa baru Suriah, yang menggulingkan Assad pada bulan Desember, mengatakan operasi militer kini tengah dilancarkan di kota kelahiran mantan presiden tersebut, Qardaha.
Dalam pernyataan pertamanya sejak kekerasan meletus, Presiden sementara negara itu Ahmed al-Sharaa mengatakan Suriah akan mengejar "sisa-sisa" rezim Assad yang digulingkan dan membawa mereka ke pengadilan, Reuters melaporkan.
Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia (SOHR) yang berbasis di Inggris mengatakan 162 warga sipil telah tewas dalam "eksekusi lapangan" di wilayah tersebut - jantung presiden terguling Bashir al-Assad, yang juga termasuk dalam sekte Alawi.
Sumber kementerian dalam negeri mengatakan kepada kantor berita resmi negara itu, Sana, bahwa "pelanggaran individu" telah terjadi di pantai dan berjanji untuk menghentikannya.
BBC belum dapat memverifikasi klaim bahwa pembunuhan tersebut dilakukan oleh pasukan penguasa baru Suriah.
Jumlah korban tewas termasuk 13 wanita dan lima anak, kata SOHR kepada kantor berita AFP.
Baca Juga: NATO Terancam Bubar, Eropa Bangun Koalisi Baru
Penguasa baru Suriah, yang menggulingkan Assad pada bulan Desember, mengatakan operasi militer kini tengah dilancarkan di kota kelahiran mantan presiden tersebut, Qardaha.
Dalam pernyataan pertamanya sejak kekerasan meletus, Presiden sementara negara itu Ahmed al-Sharaa mengatakan Suriah akan mengejar "sisa-sisa" rezim Assad yang digulingkan dan membawa mereka ke pengadilan, Reuters melaporkan.
Lihat Juga :