Berdoa dan Beri Dukungan kepada Trump, Ribuan Orang Turun ke Jalan

Minggu, 27 September 2020 - 11:10 WIB
loading...
Berdoa dan Beri Dukungan...
Ribuan orang turun ke jalan untuk berdoa dan memberikan dukungan kepada Presiden AS Donald Trump. Foto/Jamaica Observer
A A A
WASHINGTON - Ribuan orang memadati National Mall di pusat kota Washington, Amerika Serikat (AS) pada Sabtu waktu setempat. Merekaberdoa dan menunjukkan dukungan mereka kepada Presiden Donald Trump .

Pawai, yang membentang dari Lincoln Memorial ke U.S. Capitol, diadakan hanya beberapa jam sebelum Trump mengumumkan dia mencalonkan hakim konservatif untuk Mahkamah Agung seperti dikutip dari AP, Minggu (27/9/2020). (Baca juga : Mobil SUV Terbakar, Wuling Indonesia Tak Tinggal Diam )

Beberapa di antara kerumunan itu mengenakan masker. Beberapa menggunakan topi merah dengan kata-kata "Let’s Make America Godly Again," sebuah plesetan dari topi MAGA khas Trump.(Baca juga: Bungkam Soal Diktator Belarusia, Biden Caci Maki Trump )

Wakil Presiden AS Mike Pence, berbicara dari tangga peringatan, mengatakan dia datang untuk menyampaikan "salam dan terima kasih" Trump dan meminta mereka untuk berdoa bagi calon hakim Mahkamah Agung yang baru.

Pawai tersebut diorganisir oleh Pendeta Franklin Graham, seorang evangelis konservatif terkemuka dan pendukung Trump. Banyak di antara kerumunan itu tampaknya adalah mahasiswa Universitas Liberty di Virginia.(Baca juga: Trump Tak Jamin Transfer Kekuasaan Berlangsung Damai Jika Kalah Pilpres )
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Trump Bela Intervensinya...
Trump Bela Intervensinya yang Batalkan Kartu Merah Striker AS di Piala Dunia
Trump Sebut Wasit Piala...
Trump Sebut Wasit Piala Dunia 2026 Raphael Claus Mencurigakan, Begini Respons FIFA
BNPB: Kebakaran Hutan...
BNPB: Kebakaran Hutan di Banjarbaru Meluas hingga 3,7 Hektare, Tak Ada Korban
Kylian Mbappe Dihina...
Kylian Mbappe Dihina Rasis Anggota Parlemen Paraguay, Presiden Macron Turun Tangan
Rekomendasi
Stres Jadi Salah Satu...
Stres Jadi Salah Satu Pemicu GERD Kambuh, Ini Cara Mengelolanya
Kontroversi VAR di Balik...
Kontroversi VAR di Balik Lolosnya Argentina ke Perempat Final
Ganggu Messi, FIFA Selidiki...
Ganggu Messi, FIFA Selidiki Dugaan Rasisme IShowSpeed di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Iran Serang 85 Situs...
Iran Serang 85 Situs Militer AS di Bahrain dan Kuwait, Situasi Memanas Seiring Pemakaman Khamenei
IRGC Tembak Jatuh Drone...
IRGC Tembak Jatuh Drone MQ-9 AS di Atas Bushehr, Sirine Meraung di Kuwait dan Bahrain
AS Serang 80 Target...
AS Serang 80 Target di Iran, Teheran Ancam Pembalasan yang Menghancurkan
Iran Sebut Sanksi AS...
Iran Sebut Sanksi AS yang Diperbarui Langgar MoU, Langkah itu Mulai Berlaku Penuh 17 Juli
Harga Minyak Melonjak...
Harga Minyak Melonjak setelah AS Cabut Izin Umum Penjualan Minyak Iran
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
Infografis
Presiden AS Donald Trump...
Presiden AS Donald Trump Kecam Serangan India ke Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved