Pakar PBB-Aktivis Serukan Usut Perang Narkoba di Filipina

Kamis, 24 September 2020 - 12:08 WIB
loading...
A A A
Callamard mendesak forum yang beranggotakan 47 orang itu untuk melakukan penyelidikan internasional di lapangan. "Saya meminta Pengadilan Kriminal Internasional untuk memprioritaskan penyelesaian pemeriksaan pendahuluan atas situasi di Filipina," serunya seperti dilansir dari Reuters, kemarin. (Baca juga: Proyek Sodetan Kali Ciliwung di Bidara Cina Terganjal Ganti Rugi)

Dia mendesak negara-negara untuk menerapkan sanksi terhadap pejabat Filipina yang telah melakukan, menghasut atau yang telah gagal untuk menyelidiki atau mencegah pelanggaran hak asasi manusia termasuk pembunuhan sewenang-wenang.

Kepala penasihat hukum presiden dan juru bicara kepresidenan Filipina tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters. Juru bicara kepresidenan Harry Roque mengatakan pada Juni lalu bahwa klaim yang terus diulangi tentang impunitas tidak berdasar.

Islandia, bekerja sama dengan Filipina, mengusulkan resolusi untuk dipertimbangkan di Dewan Hak Asasi Manusia pekan depan. Namun para aktivis mengatakan bahwa draf teks yang menyerukan kerja sama teknis itu lemah karena gagal membentuk mekanisme investigasi internasional. "Filipina sangat ingin keluar dari agenda Dewan Hak Asasi Manusia dengan cara apa pun kecuali benar-benar memperbaiki situasi hak asasi manusia di lapangan," kata Laila Matar dari Human Rights Watch. (Lihat videonya: Gelar Habib, Asal Muasal dan Sejarahnya di Indonesia)

Rachel Chhoa-Howard, peneliti Amnesty International, mengatakan: "Meskipun perhatian internasional meningkat selama bertahun-tahun, pembunuhan terus berlanjut dan tampaknya jejak darah tidak akan berhenti. "Amnesti dan lainnya yakin bahwa situasinya memenuhi ambang kejahatan terhadap kemanusiaan," katanya. Dia mendesak ICC yang berbasis di Den Haag untuk menyelesaikan penyelidikannya tahun ini. (Andika Hendra)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
Update Gempa Venezuela:...
Update Gempa Venezuela: 1.430 Orang Tewas dan Ribuan Hilang!
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Pastikan Jokowi Hadiri...
Pastikan Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa, Andi Azwan: untuk Buktikan Keaslian Ijazah
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Berita Terkini
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Infografis
10 Radar Militer Terbaik...
10 Radar Militer Terbaik di Dunia, Sudah Teruji di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved