Pakar PBB-Aktivis Serukan Usut Perang Narkoba di Filipina

Kamis, 24 September 2020 - 12:08 WIB
loading...
Pakar PBB-Aktivis Serukan...
Aktivis Filipina, dan kerabat dari orang-orang yang tewas dalam perang melawan narkoba di negara itu,mengadakan aksi damai untuk memperingati Hari Hak Asasi Manusia di Manila, Filipina. Foto/Reuters
A A A
JENEWA - Pakar dan aktivis hak asasi manusia (HAM) menyerukan untuk meluncurkan penyelidikan internasional terhadap pembunuhan di luar hukum dalam perang melawan narkoba di Filipina. Mereka juga meminta agar Pengadilan Kriminal Internasional, ICC, meningkatkan penyelidikan awal.

Pelapor khusus PBB tentang eksekusi di luar hukum, sumir atau sewenang-wenang, Agnes Callamard mengatakan, sanksi harus diberikan kepada pejabat yang bertanggung jawab karena menghasut pembunuhan atau gagal mencegahnya. (Baca: Inilah Pemandangan Ahli Riya Pada Hari Kiamat)

Berbicara di panel, Callamard membacakan pernyataan yang dikeluarkan oleh 32 ahli PBB pada akhir Juni, yang dia katakan "masih relevan" di pertemuan Dewan Hak Asasi Manusia di Jenewa.

Dalam laporannya pada bulan Juni, PBB mengatakan puluhan ribu orang di Filipina mungkin telah tewas dalam perang melawan narkoba sejak pertengahan 2016 di tengah "hampir impunitas" terhadap polisi dan hasutan untuk melakukan kekerasan oleh pejabat tinggi.

Laporan PBB mengatakan tindakan keras terhadap narkoba, yang diluncurkan oleh Presiden Rodrigo Duterte setelah dia memenangkan pemilu dengan platform kejahatan yang menghancurkan, telah ditandai dengan perintah polisi dan retorika tingkat tinggi yang mungkin ditafsirkan sebagai "izin untuk membunuh".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Meksiko, 10 Tewas, Termasuk 6 Orang Sekeluarga
Diburu ICC, Sekutu Duterte...
Diburu ICC, Sekutu Duterte Diperingatkan Tak Kabur dari Filipina
Kemenhut-ITTO Perkuat...
Kemenhut-ITTO Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Hutan Lestari dan Industri Kayu Tropis
Serangan Drone Iran...
Serangan Drone Iran Hantam Bandara Internasional Kuwait, Penerbangan Ditangguhkan
Tegas, Trump Larang...
Tegas, Trump Larang Netanyahu Balas Serangan Iran: Dia Harus Nurut!
Rekomendasi
Edukasi Holistik Nikotin...
Edukasi Holistik Nikotin Ungkap Fakta Ini
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Berita Terkini
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved