Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:45 WIB
loading...
Para Turis Israel Dipukuli...
Para turis Israel dipukuli massa di situs wisata di Montenegro, diteriaki sebagai pelaku genosida di Gaza. Foto/Rexels-mikhail-nilov/Sloboden Pecat
A A A
BUDVA - Sekelompok turis Israel telah dipukuli oleh sekelompok pemuda di Budva, Montenegro. Tak hanya diserang secara fisik, mereka juga diserang secara verbal dengan teriakan "pelaku genosida di Gaza".

Serangan itu terjadi pada Sabtu pekan lalu. Salah satu korban mengungkapkannya kepada lembaga penyiaran publik Israel, KAN News, pada Kamis lalu.

Baca Juga: Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka

"Lebih dari 10 pemuda memaki kami, menendang kami, dan melempar kursi ke arah kami," katanya, yang berbicara tanpa bersedia diidentifikasi.

Menurutnya, salah satu korban lainnya mengalami patah rahang. Ada juga korban yang pingsan karena parahnya pemukulan yang diterima.

Menurut laporan N12, pada awal bulan ini, sekelompok turis Israel yang mengunjungi Plav, sebuah kota di Montenegro utara, dilecehkan oleh dua penduduk setempat.

Dalam video yang direkam oleh pria yang menyerang kelompok turis, pasangan penyerang terdengar berkata, "Beristirahat sejenak dari genosida. Seharusnya kalian tidak bepergian, tetaplah di tempat yang kalian sebut Israel."

Setelah upaya para turis untuk menghentikan konfrontasi, kedua penyerang itu melanjutkan, "Saya kenal ibumu yang membunuh anak-anak," sambil menyebut mereka "pembunuh bayi" yang telah melakukan "genosida".

Insiden ini terjadi hanya beberapa bulan setelah maskapai penerbangan Israel El Al mengumumkan dimulainya kembali penerbangan langsung ke kota pesisir Tivat di Montenegro, memulihkan rute perjalanan populer bagi wisatawan Israel menjelang musim panas.

Kedua kejadian tersebut telah memicu kekhawatiran tentang keselamatan pengunjung Israel di luar negeri di tengah meningkatnya penilaian negatif Israel di panggung internasional sejak pecahnya perang Israel-Hamas.

Pihak berwenang Montenegro belum secara terbuka mengindikasikan apakah telah dilakukan penangkapan terkait dengan kedua insiden tersebut.

Budva, tujuan wisata utama di pantai Adriatik Montenegro yang dikenal dengan pantainya, kehidupan malamnya, dan kota tua bersejarahnya, telah menarik banyak pengunjung Israel, terutama di musim panas.

Investasi Israel juga telah meningkat di sektor real estate daerah tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Tembak Jatuh...
Israel Tembak Jatuh Rudal Iran, Ancam Beri Respons dengan Kekuatan Penuh
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Drone Israel Serang...
Drone Israel Serang Acara Pemakaman di Gaza Tengah, 8 Orang Tewas, 20 Warga Terluka
Israel Berencana Gunakan...
Israel Berencana Gunakan Buaya untuk Jaga Tahanan Palestina
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
4 Alasan Mojtaba Khamenei...
4 Alasan Mojtaba Khamenei Bersumpah Ingin Balas Dendam Kematian Ayahnya
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Trump Murka Asap Kebakaran...
Trump Murka Asap Kebakaran Hutan Kanada Selimuti Sebagian Besar AS: Tak Bisa Diterima!
Rekomendasi
AS Ancam Tarif 100%...
AS Ancam Tarif 100% Bagi Pembeli Minyak Rusia, China Meradang dan Siapkan Pembalasan
Mensesneg Minta Jangan...
Mensesneg Minta Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Prabowo
BKN Umumkan Sekolah...
BKN Umumkan Sekolah Kedinasan 2026 Akan Segera Dibuka, Cek Daftar Instansinya
Berita Terkini
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Perkenalkan Sally, Robot...
Perkenalkan Sally, Robot Cantik yang Jadi Guru SMA
Dana Pensiun ASN Malaysia...
Dana Pensiun ASN Malaysia Rp717 Miliar Lenyap dalam Skandal eFishery, KPK Negeri Jiran Turun Tangan
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
AS Sempat Tunda Mengebom...
AS Sempat Tunda Mengebom Iran demi Nonton Final Piala Dunia
Infografis
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved