Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru

Senin, 08 Juni 2026 - 16:40 WIB
loading...
A A A
Xi menjamu Kim dan para pemimpin lainnya tahun lalu dalam parade militer besar-besaran di Beijing, di mana ia berdiri bersama Presiden Rusia Vladimir Putin.

Sejak itu Pyongyang telah melanjutkan penyeberangan di perbatasan China dan meningkatkan pertukaran yang dibekukan selama pandemi COVID-19, sementara Air China memulihkan penerbangan antara kedua ibu kota pada bulan Maret.

Menjelang kedatangan Xi, Pyongyang berusaha menunjukkan kekuatannya dengan mengungkap rencana pembangunan kapal perusak angkatan laut berbobot 10.000 ton dan menegaskan kembali statusnya sebagai negara bersenjata nuklir.

Kunjungan kenegaraan Xi selama dua hari ke Pyongyang adalah perjalanan pertamanya ke ibu kota Korea Utara dalam hampir tujuh tahun, karena Beijing berupaya memperkuat hubungan antara sekutu tradisional tersebut.

Kunjungan ini dilakukan setelah ia menjadi tuan rumah pertemuan puncak terpisah dengan para pemimpin Rusia dan Amerika Serikat.

Pembicaraan antara Xi dan Kim diperkirakan akan mencakup hubungan ekonomi dan isu-isu internasional, serta cara-cara untuk berkoordinasi antara Pyongyang, Beijing, dan Moskow.

Kementerian Luar Negeri China mengatakan pertemuan puncak tersebut akan menyaksikan pertukaran pandangan antara kedua pemimpin tentang isu-isu bilateral dan bersama.

Ketegangan di Asia Barat meningkat akibat perang agresi AS-Israel baru-baru ini terhadap Iran dan sekutunya.

Presiden Rusia Putin dan Presiden China Xi Jinping bersama-sama mengecam perang agresi AS-Israel baru-baru ini terhadap Iran.

Presiden Rusia dan China telah mengutuk perang agresi AS-Israel baru-baru ini terhadap Iran.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
AS Mengganas, Hantam...
AS Mengganas, Hantam Iran Bertubi-tubi Bidik Bunker Senjata
Lagu Kebangsaan Spanyol...
Lagu Kebangsaan Spanyol Tak Punya Lirik, Bagaimana Cara Nyanyinya?
Rekomendasi
Daftar 25 Perwira TNI...
Daftar 25 Perwira TNI AL Pecah Bintang usai Upacara Kenaikan Pangkat Juli 2026
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Berita Terkini
Wali Kota New York Ngotot...
Wali Kota New York Ngotot Ingin Tangkap PM Israel Netanyahu: 'Dia Penjahat Perang'
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
Para Turis Israel Dipukuli...
Para Turis Israel Dipukuli di Montenegro, Diteriaki 'Pelaku Genosida Gaza'
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
Presiden Donald Trump...
Presiden Donald Trump Sedih 2 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran
Tambah 2 Lagi, Total...
Tambah 2 Lagi, Total 16 Tentara AS Tewas dalam Perang Melawan Iran
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved