Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru

Senin, 08 Juni 2026 - 16:40 WIB
loading...
A A A
Namun, tidak ada agenda spesifik yang disebutkan.

Para ahli asing memperkirakan pertemuan tersebut akan memiliki dampak besar pada hubungan bilateral dan di luar itu, karena keduanya berupaya untuk sepenuhnya memulihkan aliansi tradisional mereka dalam menghadapi konfrontasi terpisah dengan AS.

Sebelum kunjungan Xi, Korea Utara pada hari Minggu dengan tegas menolak klaim AS bahwa Washington dan Beijing memiliki tujuan bersama untuk melucuti senjata nuklir Semenanjung Korea.

Saudari Kim Jong-un, Kim Yo-jong, mengatakan negara itu akan terus memperluas persenjataan nuklirnya dalam menghadapi ancaman yang dipimpin AS.

Ia menepis sebagai “informasi palsu” pengumuman AS bahwa Presiden AS Donald Trump dan Xi Jinping telah mengkonfirmasi tujuan bersama mereka untuk melucuti senjata nuklir Korea Utara dalam pertemuan puncak mereka di Beijing bulan lalu.

“Beberapa pejabat di Amerika Serikat gagal terbangun dari mimpi-mimpi pelarian dan anachronistik mereka.”

Korea Utara telah berfokus pada perluasan persenjataan nuklirnya sejak diplomasi berisiko tinggi pemimpin Korea Utara dengan Trump gagal pada tahun 2019.

Militer Korea Utara telah memperkuat diri, meningkatkan kemampuannya melawan ancaman yang ditimbulkan oleh Amerika Serikat dan sekutu regionalnya.

Mereka telah mengembangkan teknologi nuklir dan rudal mereka dengan bantuan Rusia dan sebagai imbalannya menyumbangkan pasukan untuk kampanye militer Moskow di Ukraina.

Mereka juga mengumumkan rencana untuk memperluas kapasitas produksi rudal mereka hingga dua setengah kali lipat selama 5 tahun ke depan serta memodernisasi armada kapal perusak mereka sebagai bagian dari peningkatan rencana pencegahan secara keseluruhan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
5 Fakta Kim Jong-un...
5 Fakta Kim Jong-un Enggan Berbicara tentang Ibunya, Dijuluki Anak Haram dari Seorang Selir
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Jejak Diplomasi Nabi...
Jejak Diplomasi Nabi Muhammad SAW dalam Peperangan Islam, dari Perjanjian Hudaibiyah hingga Fathu Makkah
Kapal Penangkap Ikan...
Kapal Penangkap Ikan Tenggelam di Lepas Pantai Busan, 2 Awak Asal Indonesia Hilang
Tragis! 5 Orang Sekeluarga...
Tragis! 5 Orang Sekeluarga Tewas Disambar Petir
Rekomendasi
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Berita Terkini
Biden Sebut Trump Pencundang,...
Biden Sebut Trump Pencundang, Narsis, dan Sombong
Media Pemerintah China:...
Media Pemerintah China: Jepang Benar-benar Simulasikan Serangan terhadap Kapal Induk Liaoning
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Begini Cara Bos FIFA...
Begini Cara Bos FIFA Gunakan Geopolitik di Panggung Piala Dunia
47 Pejabat Ditangkap...
47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Anggota DPR
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved