Trump Ungkap Para Pemimpin Israel dan Lebanon akan Berunding pada Hari Kamis

Kamis, 16 April 2026 - 17:38 WIB
loading...
Trump Ungkap Para Pemimpin...
Militer Israel menduduki wilayah Lebanon selatan. Foto/anadolu
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan para pemimpin Israel dan Lebanon akan berbicara satu sama lain untuk pertama kalinya dalam 34 tahun pada hari Kamis (16/4/2026). Pengumuman tersebut disampaikan melalui akun Truth Social milik Trump pada hari Rabu.

Kabar itu datang sehari setelah duta besar Israel dan Lebanon mengadakan pembicaraan diplomatik langsung pertama mereka dalam lebih dari tiga dekade di Washington, DC, dengan Lebanon berupaya mengakhiri serangan dahsyat Israel terhadap negara tersebut.

“Mencoba untuk mendapatkan sedikit ruang bernapas antara Israel dan Lebanon,” tulis Trump. “Sudah lama sejak kedua pemimpin berbicara, sekitar 34 tahun. Itu akan terjadi besok. Bagus!”

Presiden AS tidak menyebutkan pemimpin mana yang akan terlibat dalam pembicaraan tersebut.

Tidak ada komentar resmi dari Israel atau Lebanon.

Namun, Gila Gamliel, anggota kabinet keamanan Israel, mengatakan kepada Radio Angkatan Darat Israel pada hari Kamis bahwa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan berbicara dengan Presiden Lebanon Joseph Aoun.

Para pejabat Lebanon mengatakan kepada kantor berita bahwa mereka "tidak memiliki informasi" tentang kontak atau pembicaraan mendatang dengan kepemimpinan Israel.

Lebanon terseret ke dalam perang AS-Israel melawan Iran pada 2 Maret, setelah Hizbullah yang bersekutu dengan Teheran menembakkan roket ke Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Tak Hanya Elon Musk,...
Tak Hanya Elon Musk, Kekayaan Pangeran Saudi Ikut Melonjak Berkat IPO SpaceX
Rekomendasi
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Bintang Piala Dunia...
Bintang Piala Dunia 2026 Elye Wahi Diduga Terlibat Pengaturan Skor
Berita Terkini
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved