Trump Ungkap Para Pemimpin Israel dan Lebanon akan Berunding pada Hari Kamis
Kamis, 16 April 2026 - 17:38 WIB
loading...
A
A
A
Hizbullah mengatakan serangan itu sebagai pembalasan atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei oleh Israel pada hari pertama perang, pada 28 Februari, serta pelanggaran gencatan senjata yang hampir setiap hari dilakukan Israel di Lebanon pada November 2024.
Sejak itu, pasukan Israel telah membunuh lebih dari 2.000 orang di Lebanon dan menyebabkan sekitar 1,2 juta orang mengungsi.
Militer Israel juga telah melancarkan invasi darat di Lebanon selatan, berupaya merebut lebih banyak wilayah dan menciptakan apa yang disebutnya sebagai "zona penyangga".
Sebelumnya pada hari Rabu, Netanyahu mengatakan dia telah memerintahkan militer untuk memperluas invasi di Lebanon selatan, ke arah timur.
Dia mengatakan Israel sedang mengupayakan negosiasi dengan pemerintah Lebanon bersamaan dengan kampanye militernya melawan Hizbullah dengan harapan melucuti senjata kelompok tersebut dan mencapai "perdamaian berkelanjutan" dengan tetangga utaranya.
Pemerintah Lebanon, yang bukan pihak dalam konflik tersebut, mengatakan pihaknya berupaya mencapai gencatan senjata dan penarikan pasukan Israel dari Lebanon selatan.
Zeina Khodr dari Al Jazeera, melaporkan dari ibu kota Lebanon, Beirut, mengatakan belum ada informasi dari pemerintah Lebanon mengenai pernyataan Trump.
Dia menggambarkan pernyataan presiden AS itu sebagai "kontroversial".
Sejak itu, pasukan Israel telah membunuh lebih dari 2.000 orang di Lebanon dan menyebabkan sekitar 1,2 juta orang mengungsi.
Militer Israel juga telah melancarkan invasi darat di Lebanon selatan, berupaya merebut lebih banyak wilayah dan menciptakan apa yang disebutnya sebagai "zona penyangga".
Sebelumnya pada hari Rabu, Netanyahu mengatakan dia telah memerintahkan militer untuk memperluas invasi di Lebanon selatan, ke arah timur.
Dia mengatakan Israel sedang mengupayakan negosiasi dengan pemerintah Lebanon bersamaan dengan kampanye militernya melawan Hizbullah dengan harapan melucuti senjata kelompok tersebut dan mencapai "perdamaian berkelanjutan" dengan tetangga utaranya.
Pemerintah Lebanon, yang bukan pihak dalam konflik tersebut, mengatakan pihaknya berupaya mencapai gencatan senjata dan penarikan pasukan Israel dari Lebanon selatan.
Pernyataan Kontroversial
Zeina Khodr dari Al Jazeera, melaporkan dari ibu kota Lebanon, Beirut, mengatakan belum ada informasi dari pemerintah Lebanon mengenai pernyataan Trump.
Dia menggambarkan pernyataan presiden AS itu sebagai "kontroversial".
Lihat Juga :