AS Kirim Kendaraan Lapis Baja ke Suriah

Sabtu, 19 September 2020 - 06:17 WIB
loading...
A A A
Pengerahan militer terbaru dilakukan di tengah ketegangan antara pasukan AS dan Rusia di wilayah tersebut menyusul tabrakan baru-baru ini antara kendaraan lapis baja yang melukai tujuh tentara AS.(Baca juga: Konvoi Militer AS-Rusia Tabrakan di Suriah, Beberapa Tentara Gegar Otak )

"Tindakan dan bala bantuan ini merupakan sinyal yang jelas bagi Rusia untuk mematuhi proses dekonflik bersama dan bagi Rusia serta pihak lain untuk menghindari tindakan tidak profesional dan tidak profesional yang tidak aman dan provokatif di timur laut Suriah," kata seorang pejabat AS kepada CNN.

Pada hari Jumat, Trump sepertinya mengirim pesan berbeda tentang prioritas AS di Suriah ketika dia mengatakan kepada wartawan di Gedung Putih: "Kami keluar dari Suriah selain kami menyimpan minyak. Saya menyimpan minyaknya. Kami memiliki pasukan yang menjaga minyak. Lainnya selain itu kami keluar dari Suriah."

Terlepas dari apa yang dikatakan Trump, para pemimpin militer AS mengatakan pasukan Amerika berada di negara itu untuk bekerja dengan Pasukan Demokratik Suriah yang dipimpin Kurdi untuk membantu memerangi sisa-sisa ISIS dan menyangkal kelompok teror itu mengambil untung dari cadangan minyak Suriah.

Sementara Trump belum mengomentari insiden antara pasukan AS dan Rusia yang menyebabkan beberapa anggota m,iliter AS terluka, pejabat tinggi Pentagon telah mengecam Rusia atas tindakannya selama insiden tersebut, menyebut mereka "provokatif."(Baca juga: Konvoi Militer Tabrakan di Suriah, Pentagon Sebut Rusia Provokatif dan Agresif )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Mantan PM Thailand Thaksin...
Mantan PM Thailand Thaksin Shinawatra Bebas dari Penjara Setelah Mendapat Pengampunan Kerajaan
Korut Lipat Gandakan...
Korut Lipat Gandakan Produksi Senjata Nuklir, Kim Jong Un: Ancaman Keamanan Memburuk!
Rekomendasi
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Berita Terkini
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved