Trump Tuai Kritik usai AS-Iran Gencatan Senjata: Menang Total atau Mundur karena Takut?

Kamis, 09 April 2026 - 10:33 WIB
loading...
Trump Tuai Kritik usai...
Presiden Donald Trump menuai kritik setelah AS sepakat gencatan senjata dua pekan dengan Iran. Foto/White House
A A A
WASHINGTON - Presiden Donald Trump mengeklaim kemenangan total setelah gencatan senjata Amerika Serikat (AS) dengan Iran. Namun, para kritikus mengatakan kesepakatan itu adalah contoh baru dari pepatah mereka bahwa presiden AS yang berbicara keras selalu "chicken out" atau "mundur karena takut".

Dalam kurun waktu 12 jam yang menegangkan, Trump beralih dari memperingatkan bahwa “seluruh peradaban akan mati” menjadi memuji kesepakatan gencatan senjata sebagai hari besar bagi perdamaian dunia.

Baca Juga: AS Dinilai Kalah dalam Perang Iran, Ini Alasan yang Tak Terbantahkan

Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan gencatan senjata dua minggu yang masih goyah dengan sejumlah pertanyaan yang belum terjawab—terutama tentang apakah Trump pernah berniat untuk menindaklanjuti ancaman apokaliptiknya.

“Presiden Trump terbukti menjadi kekuatan yang semakin tidak dapat diprediksi dan sekutu yang tidak dapat diandalkan,” kata Peter Loge, direktur George Washington University’s School of Media, kepada AFP, Kamis (9/4/2026).

Mantan pengusaha dan penulis buku "Art of the Deal" tersebut telah lama menyukai gaya negosiasi yang mengandalkan daya tawar maksimal untuk mendapatkan lebih banyak dari siapa pun yang berada di pihak lawan.

Trump bersikeras bahwa pendekatannya, yang mencakup janji untuk mengebom Iran hingga kembali ke "zaman batu" dengan menargetkan pembangkit listrik sipil dan jembatan, telah mencapai tujuannya.

"Kemenangan total dan lengkap," kata Trump kepada AFP dalam wawancara telepon singkat setelah pengumuman hari Senin. "100 persen. Tidak ada keraguan tentang itu," katanya lagi.

Gedung Putih juga bersikeras bahwa semuanya berjalan sesuai rencana, mengatakan bahwa Trump selalu merencanakan Operasi Epic Fury berlangsung antara empat hingga enam minggu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
Malaysia Prediksi Gejolak...
Malaysia Prediksi Gejolak Harga Energi Berlanjut Dua Tahun ke Depan
Pesawat Pembawa Penerjun...
Pesawat Pembawa Penerjun Payung Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Kejutan! Maroko Singkirkan...
Kejutan! Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
Berita Terkini
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved