AS Ingin Invasi Pulau Kharg di Iran, Ini 5 Risikonya

Kamis, 02 April 2026 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Iran juga telah menutup sebagian besar Selat Hormuz, jalur sempit yang biasanya dilalui 20% minyak dunia, menyebabkan harga bahan bakar melonjak dan kekacauan ekonomi lainnya.

Trump mengatakan dalam unggahan media sosial pada hari Senin bahwa "kemajuan besar sedang dibuat" dalam pembicaraan dengan Iran untuk mengakhiri operasi militer. Tetapi dia mengatakan bahwa jika kesepakatan tidak tercapai "dalam waktu singkat" dan selat tidak segera dibuka kembali, AS akan menghancurkan pembangkit listrik, sumur minyak, Pulau Kharg, dan mungkin bahkan pabrik desalinasi.

Trump telah mengemukakan gagasan pasukan Amerika merebut Pulau Kharg.

"Mungkin kita merebut Pulau Kharg, mungkin tidak. Kita punya banyak pilihan," kata Trump kepada Financial Times. "Itu juga berarti kita harus berada di sana (di Pulau Kharg) untuk sementara waktu."

Ketika ditanya tentang pertahanan Iran di sana, ia berkata: "Saya rasa mereka tidak memiliki pertahanan apa pun. Kita bisa merebutnya dengan sangat mudah."

Menteri Luar Negeri Marco Rubio mengatakan pada hari Jumat bahwa pasukan darat tidak akan dibutuhkan untuk mencapai tujuan pemerintahan Trump. Ia tidak mengulangi pernyataan itu pada hari Senin setelah ditanya tentang rencana pasukan darat AS, dengan mengatakan "presiden memiliki beberapa pilihan yang tersedia" tetapi diplomasi adalah pilihan Trump.

"Sekarang, mereka membuat ancaman tentang mengendalikan Selat Hormuz selamanya, menciptakan sistem pungutan tol dan sejenisnya," kata Rubio kepada "Good Morning America" ABC. "Itu tidak akan dibiarkan terjadi. Dan presiden memiliki sejumlah pilihan yang tersedia baginya, jika ia memilih demikian, untuk mencegah hal itu terjadi."

3. Melemahkan Ekonomi Iran

AS telah menyerang berbagai target di pulau itu, termasuk pertahanan udara, situs radar, bandara, dan pangkalan hovercraft, menurut analisis satelit oleh Institute for the Study of War dan Critical Threats Project dari American Enterprise Institute.

Petras Katinas, seorang peneliti energi di Royal United Services Institute, mengatakan bahwa mengganggu Pulau Kharg tidak akan sepenuhnya menghentikan ekspor minyak karena Iran memiliki pelabuhan kecil lainnya. Tetapi itu akan mengurangi pendapatan minyak yang mengalir ke pemerintah Iran, "memaksa aliran melalui sistem ekspor yang jauh lebih kecil, lebih mahal, dan kurang efisien," katanya.

Namun, Iran memiliki terlalu banyak hal yang dipertaruhkan untuk menyerah hanya karena satu aset, betapapun signifikannya secara ekonomi, kata Citrinowicz, pakar Iran di Institut Studi Keamanan Nasional Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Lebanon Kecam...
Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
1 Anggota Pasukan Perdamaian...
1 Anggota Pasukan Perdamaian PBB Tewas, 2 Terluka Akibat Serangan Artileri di Lebanon
Trump: Saya Terganggu...
Trump: Saya Terganggu dengan Netanyahu!
Rekomendasi
Nissan Qashqai e-Power...
Nissan Qashqai e-Power Menempuh Jarak 1.300 KM dengan Tangki BBM Full
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Hasil Indonesia Open...
Hasil Indonesia Open 2026: Kalahkan Ana/Trias, Rachel/Febi ke Semifinal
Berita Terkini
Presiden Lebanon Kecam...
Presiden Lebanon Kecam Hizbullah, Iran, dan IRGC: Ini Bukan Negaramu, Ini Negara Kami!
Terungkap, Israel Kerahkan...
Terungkap, Israel Kerahkan Pasukan Elite ke Azerbaijan untuk Perang Melawan Iran
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved