AS Ingin Invasi Pulau Kharg di Iran, Ini 5 Risikonya

Kamis, 02 April 2026 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Meskipun menduduki Kharg mungkin menawarkan Washington beberapa pengaruh dalam negosiasi apa pun, ia mengatakan gagasan bahwa kendali atas pulau itu dapat ditukar dengan persediaan uranium yang diperkaya Iran adalah hal yang mengada-ada.

"Ini sama sekali bukan pukulan telak," kata Citrinowicz.

Sebuah kapal Angkatan Laut AS yang membawa sekitar 2.500 Marinir baru-baru ini tiba di Timur Tengah, sementara setidaknya 1.000 pasukan dari Divisi Lintas Udara ke-82 diperkirakan akan segera tiba. 2.500 Marinir lainnya dikerahkan dari California. Pemerintahan Trump belum mengatakan apa yang akan dilakukan semua pasukan itu, tetapi Divisi Lintas Udara ke-82 dilatih untuk terjun payung ke wilayah musuh atau wilayah yang diperebutkan untuk mengamankan wilayah dan lapangan terbang utama.

4. Pasukan AS Bisa Dihujani Rudal Iran

Salah satu alasan pasukan Amerika akan rentan di Pulau Kharg adalah kedekatannya—sekitar 33 kilometer (21 mil)—dengan daratan Iran, dari mana rudal, drone, dan artileri dapat ditembakkan. Meskipun serangan AS dan Israel terus berlanjut, Republik Islam masih menyerang target di seluruh wilayah, termasuk pangkalan udara Saudi ratusan mil jauhnya di mana lebih dari dua lusin tentara Amerika terluka pekan lalu.

Bahkan dengan dukungan kapal dan pesawat Amerika, masih akan ada waktu yang relatif singkat untuk menembak jatuh setiap drone atau rudal yang diluncurkan dari daratan ke pulau itu, kata Eisenstadt.

"Pantai cenderung bergunung-gunung, sehingga drone dapat masuk melalui celah gunung di mana sulit bagi radar kita untuk mendeteksinya," katanya. "Dan kita tidak memiliki waktu peringatan."

5. Blokade Laut

Eisenstadt mengatakan blokade laut terhadap kapal yang membawa minyak Iran akan menjadi strategi yang lebih aman dan mencapai tujuan yang sama yaitu mengendalikan sebagian besar industri minyak Iran.

"Terapkan karantina yang bertujuan untuk menyita pengiriman minyak Iran yang keluar dari Teluk," setuju Clayton Seigle, seorang ahli keamanan energi di Center for Strategic and International Studies. Hal itu dapat dilakukan dari jarak jauh "di luar jangkauan sebagian besar sistem senjata Iran."

Seigle menentang penghancuran infrastruktur minyak Pulau Kharg, yang juga disarankan oleh Trump.

"Kita seharusnya datang untuk menyelamatkan orang-orang yang telah bangkit dan berdemonstrasi untuk masa depan yang lebih baik," kata Seigle. "Jadi, melumpuhkan potensi penghasilan Iran selama bertahun-tahun mendatang jelas tidak akan berhasil ke arah itu."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bertemu Dubes dan Diaspora...
Bertemu Dubes dan Diaspora Indonesia di Rusia, Menko AHY Ajak Kolaborasi untuk Pembangunan Nasional
Sultan Brunei Rombak...
Sultan Brunei Rombak Kabinet, Angkat Putranya Pangeran Abdul Mateen Jadi Menlu
Rekomendasi
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
Berita Terkini
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved