Trump: 'Saya Benar-benar Percaya Saya Adalah Pembawa Perdamaian...'

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:15 WIB
loading...
Trump: Saya Benar-benar...
Presiden AS Donald Trump ingin warisannya dikenang sebagai pembawa perdamaian yang hebat. Foto/X @RapidResponse47
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan dia ingin warisannya dikenang sebagai pembawa perdamaian hebat karena telah menghentikan delapan perang, termasuk perang antara India dan Pakistan tahun lalu.

Berbicara di KTT Prioritas Inisiatif Investasi Masa Depan (FII) yang didukung Arab Saudi di Miami, Trump juga mengatakan pembukaan kembali Selat Hormuz adalah syarat untuk setiap kesepakatan dengan Iran dan menekankan bahwa akses maritim untuk pengiriman minyak harus dipulihkan.

Baca Juga: Trump Ledek Kapal Induk Inggris seperti Mainan, Kesal karena Tak Dukung AS Melawan Iran

"Kami sedang bernegosiasi sekarang, dan akan sangat bagus jika kami dapat melakukan sesuatu, tetapi mereka harus membukanya," katanya.

Presiden AS itu mengulangi klaimnya bahwa dia membantu menghentikan delapan perang, termasuk perang antara Armenia dan Azerbaijan; Republik Demokratik Kongo dan Rwanda; Kamboja dan Thailand; Mesir dan Ethiopia; Serbia dan Kosovo; Israel dan Hamas.

"Saya ingin warisan saya dikenang sebagai pembawa perdamaian hebat karena saya benar-benar percaya bahwa saya adalah pembawa perdamaian. Saat ini mungkin tidak terlihat seperti itu, tetapi saya pikir saya adalah pembawa perdamaian," kata Trump, yang pernyataannya dipublikasikan akun presiden AS di X, @POTUS, Sabtu (28/3/2026).

"Saya bahkan menghentikan India dan Pakistan, dan mereka saling bertikai selama seminggu...sembilan pesawat sudah ditembak jatuh. Mereka sedang berperang. Saya menghentikan mereka. Bagaimana saya menghentikan mereka? Saya berkata, jika kalian terus bertikai, saya akan mengenakan tarif 250 persen pada masing-masing pesawat," lanjut Trump.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?
Rekomendasi
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved