Trump Ledek Kapal Induk Inggris seperti Mainan, Kesal karena Tak Dukung AS Melawan Iran

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:35 WIB
loading...
Trump Ledek Kapal Induk...
Presiden AS Donald Trump meledek kapal induk Inggris seperti mainan. Dia kecewa karena Inggris tak dukung AS dalam perang melawan Iran. Foto/Royal Navy
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump meledek kapal induk Inggris dengan menggambarkannya sebagai mainan. Ledekan ini sebagai pelampiasan kekesalannya pada London karena tidak mendukung perang Washington melawan Iran.

"Inggris mengatakan; 'kami akan mengirimkan kapal induk kami'—yang sebenarnya bukan kapal induk terbaik, mereka hanyalah mainan dibandingkan dengan yang kita miliki—'kami akan mengirimkan kapal induk kami setelah perang berakhir'. Saya berkata; 'itu bagus sekali, terima kasih banyak— jangan repot-repot'," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih pada hari Kamis, seperti dikutip Mail Online, Jumat (27/3/2026).

Baca Juga: Kapal Induk Amerika USS Gerald R Ford Mundur dari Perang Iran, Balik ke Pangkalan Kreta

Trump mengatakan bahwa dia sangat kecewa dengan keputusan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di awal konflik yang tidak mengizinkan penggunaan pangkalan Diego Garcia—yang dioperasikan Inggris-AS—untuk operasi pesawat pengebom B-2 menargetkan Iran.

Pernyataan Trump ini muncul setelah Downing Street menolak klaim Trump sebelumnya bahwa mereka menawarkan untuk mengirimkan kapal induk HMS Queen Elizabeth atau pun HMS Prince of Wales ke Timur Tengah.

Starmer sejak awal enggan membiarkan Inggris terseret ke dalam perang AS-Israel melawan Iran yang telah memicu lonjakan harga energi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Hampir Setengah Warga...
Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump
Rekomendasi
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved