Penyelidikan Militer China: Konsolidasi Kekuasaan atau Tanda Keretakan?

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:28 WIB
loading...
A A A
He dan delapan perwira senior lainnya dikeluarkan dari partai pada Oktober lalu atas dugaan pelanggaran berat disiplin dan korupsi berskala besar. Saat itu, Kementerian Pertahanan merujuk pada “jumlah uang yang sangat besar”, frasa yang kerap digunakan untuk mengisyaratkan pelanggaran finansial sekaligus ketidaksetiaan politik.

Ketegangan di Tingkat Elite


Secara keseluruhan, rangkaian kasus ini menunjukkan adanya pembersihan hampir menyeluruh terhadap CMC yang dibentuk setelah Kongres Partai ke-20. Dengan Zhang dan Liu tersingkir, Zhang Shengmin yang merupakan pejabat disipliner tertinggi PLA menjadi satu-satunya perwira berseragam yang masih bertahan di komisi beranggotakan tujuh orang tersebut.

Pengangkatannya sebagai wakil ketua CMC pada Oktober lalu semakin menegaskan dominasi mekanisme pengendalian internal dibandingkan kepemimpinan militer operasional.

Skala dan kesinambungan pembersihan sejak 2023 tergolong mencolok. Perwira senior dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Pasukan Roket, hingga Kepolisian Bersenjata Rakyat telah disingkirkan. Para komandan dari komando-komando teater strategis, termasuk yang bertanggung jawab atas skenario Taiwan, juga tidak luput.

Penyelidikan paralel turut menyapu industri pertahanan China, menyeret para eksekutif yang terhubung dengan program persenjataan canggih, termasuk produksi kapal induk dan jet tempur siluman.

Meski Xi membingkai kampanye ini sebagai upaya penting memberantas korupsi, luasnya penindakan mengindikasikan adanya ketegangan politik yang lebih dalam. Para analis memperingatkan bahwa pembersihan berkepanjangan di tingkat elite berisiko merusak kepercayaan institusional, moral, serta kesinambungan komando di dalam PLA, tepat ketika Beijing menghadapi tekanan eksternal dan internal yang meningkat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Pakistan: Ada Pihak...
Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran
Rekomendasi
Belgia Juara Grup G,...
Belgia Juara Grup G, Lolos ke 32 Besar usai Bungkam Selandia Baru 5-1
IHSG Ambruk 4,55% dalam...
IHSG Ambruk 4,55% dalam Sepekan, Ini Saham-saham yang Cuan dan Boncos
Raffi Ahmad Donasi Rp250...
Raffi Ahmad Donasi Rp250 Juta untuk Wanita Korban Penyiksaan Taufik Hidayat
Berita Terkini
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved