Penyelidikan Militer China: Konsolidasi Kekuasaan atau Tanda Keretakan?

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:28 WIB
loading...
Penyelidikan Militer...
Zhang Youxia dan Liu Zhenli, dua jenderal senior militer China yang diselidiki atas pelanggaran serius dan disiplin. Pembersihan militer ini juga diduga sebagai tanda keretakan rezim Xi Jinping. Foto/South China Morning Post
A A A
JAKARTA - Keputusan China untuk menempatkan dua pemimpin militer tertinggi di bawah penyelidikan menandai momen yang jarang terjadi sekaligus berpotensi mengguncang kontrol Partai Komunis China (CCP) atas angkatan bersenjata. Langkah ini memunculkan pertanyaan serius mengenai soliditas internal rezim serta ketahanan otoritas terpusat Presiden Xi Jinping.

Dalam pernyataan singkat yang dirilis pada akhir Januari lalu, Kementerian Pertahanan China mengumumkan bahwa Jenderal Zhang Youxia, wakil ketua Komisi Militer Pusat (CMC), dan Jenderal Liu Zhenli, anggota CMC sekaligus kepala Departemen Staf Gabungan, sedang diselidiki atas dugaan “pelanggaran serius disiplin dan hukum.” Tidak ada rincian lebih lanjut yang disampaikan, sebuah pola yang lazim dalam kasus-kasus sensitif secara politik di dalam sistem disipliner China yang tertutup.

Baca Juga: Xi Jinping dan Krisis Komando PLA: Kasus Zhang Youxia Ungkap Konflik Internal China

Kasus Zhang dipandang sangat signifikan. Sebagai pejabat peringkat kedua di CMC setelah Xi Jinping, Zhang merupakan perwira berseragam dengan pangkat tertinggi di Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) sekaligus anggota Politbiro CCP, badan pengambil keputusan inti partai. Jika pencopotannya dikonfirmasi, hal itu akan menjadi guncangan besar di puncak struktur komando militer China.

Mengutip laporan dari Mizzima, Selasa (10/2/2026), Kementerian Pertahanan China menyatakan bahwa keputusan tersebut diambil setelah adanya penyelidikan oleh Komite Sentral Partai, menegaskan bahwa langkah ini bersifat politis sekaligus disipliner. Dalam sistem China, di mana partai memegang kendali absolut atas militer, penyelidikan semacam ini hampir tidak pernah berjalan tanpa persetujuan eksplisit dari pimpinan tertinggi.

Jika dikonfirmasi, kejatuhan Zhang akan menjadi pertama kalinya sejak 1989 dua anggota Politbiro disingkirkan dalam satu masa jabatan lima tahun, menurut sumber yang dekat dengan lingkaran militer senior. Politbiro saat ini mulai bertugas pada akhir 2022 dengan 24 anggota.

Satu kursi telah lebih dulu kosong menyusul jatuhnya He Weidong, sebelumnya perwira berseragam kedua paling senior di PLA dan figur yang secara luas dipandang sebagai sekutu dekat Xi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Perang Iran Terus Berkobar,...
Perang Iran Terus Berkobar, China Tuding AS Bawa Timur Tengah ke Jurang Maut
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Sebut AS Penjaga Selat...
Sebut AS Penjaga Selat Hormuz, Trump Tuntut Tarif Rp 480 Miliar per Kapal Supertanker
Langka! Matahari Tepat...
Langka! Matahari Tepat di Atas Ka'bah Hari Ini
Rekomendasi
Gara-gara Konten Satir...
Gara-gara Konten Satir Jampidsus, Mega Salsabillah Didatangi Polisi Jam 3 Pagi
Anggota BPK Bobby Rizaldi...
Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar soal Pengaturan Status Opini WTP Pemkab Muara Enim
Lowongan Kerja Bank...
Lowongan Kerja Bank BRI Juli 2026, Dibutuhkan Lulusan S1-S2 Berbagai Jurusan
Berita Terkini
Perang Iran Meluas,...
Perang Iran Meluas, AS Jual Senjata ke Arab Saudi dan Kuwait Total Rp36,2 Triliun
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved