Penyelidikan Militer China: Konsolidasi Kekuasaan atau Tanda Keretakan?

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:28 WIB
loading...
A A A
Tekanan tersebut tidak terbatas pada sektor militer. Kepemimpinan China juga bergulat dengan tantangan ekonomi yang persisten, mulai dari tingginya pengangguran kaum muda, membengkaknya utang pemerintah daerah, penuaan populasi, hingga perlambatan berkepanjangan di sektor properti yang menggerus kekayaan rumah tangga. Dalam konteks ini, instabilitas berkelanjutan di pusat-pusat kekuasaan inti partai membawa implikasi yang lebih luas.

Empat Pilar Kendali


Seorang analis menggambarkan bahwa empat pilar kendali partai, yaitu senjata, keuangan, hukum, dan propaganda, sama-sama berada di bawah tekanan. Pertikaian faksional yang terus berlangsung di pucuk pimpinan, menurut mereka, berpotensi menjadi tantangan langsung terhadap kekuasaan CCP, terutama jika loyalitas di tubuh militer mulai diragukan.

Zhang dan Liu bukan figur pinggiran. Keduanya merupakan veteran berpengalaman dan satu-satunya anggota CMC saat ini yang memiliki pengalaman tempur, setelah terlibat dalam operasi PLA melawan Vietnam pada akhir 1970-an. Zhang, yang kini berusia 75 tahun, berperan penting dalam agenda reformasi militer Xi sejak 2012, termasuk restrukturisasi PLA dan percepatan modernisasi.

Lintasan kariernya, dari peran senior di Kepolisian Bersenjata Rakyat hingga posisi kepemimpinan di Angkatan Darat hasil restrukturisasi dan Departemen Staf Gabungan CMC, mencerminkan tingkat kepercayaan tinggi yang pernah ia nikmati di level tertinggi. Fakta bahwa figur semacam ini kini diselidiki menyoroti kedalaman gejolak di kalangan elite militer-politik China.

Dengan PLA mendekati peringatan ulang tahun ke-99 pada Agustus mendatang, hampir runtuhnya jajaran komando tertinggi menimbulkan pertanyaan tidak nyaman bagi Beijing. Apakah pembersihan ini pada akhirnya akan mengonsolidasikan kendali Xi, atau justru membuka retakan yang melemahkan sistem kekuasaan yang ia bangun, menjadi salah satu ketidakpastian paling krusial yang dihadapi China saat ini.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Sebulan Ditahan di Libya,...
Sebulan Ditahan di Libya, Tiga Aktivis Pro Palestina Akhirnya Bebas
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Guna Usaha Indonesia Catat Kinerja Unggul Selama 10 Tahun Berturut-turut
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
HGI Jakarta Domino Tournament...
HGI Jakarta Domino Tournament 2026, Ribuan Peserta Ramaikan Olahraga Pikiran
Berita Terkini
Penasihat Mojtaba Khamenei:...
Penasihat Mojtaba Khamenei: Iran Akan Selalu Cepat dan Tegas Setiap Serangan AS
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
UEA Keluarkan Alarm...
UEA Keluarkan Alarm Rudal Iran, Beberapa Detik Kemudian Dicabut, Pemerintah Minta Maaf
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved