Jet Tempur Arab Saudi Bombardir Separatis Yaman di Hadhramaut
Jum'at, 26 Desember 2025 - 18:14 WIB
loading...
A
A
A
Koalisi Arab pimpinan Arab Saudi, yang mendukung pemerintah Yaman, tidak segera menanggapi permintaan komentar untuk mengonfirmasi serangan tersebut.
Serangan udara ini menyusul bentrokan di daerah itu pada hari Kamis antara kelompok separatis dan seorang pemimpin suku yang dekat dengan Arab Saudi.
Seorang pejabat militer di Hadramaut mengatakan kepada AFP bahwa pemimpin suku tersebut telah meninggalkan daerah itu setelah pertempuran pecah.
Serangan Arab Saudi terjadi sehari setelah Riyadh mendesak kelompok separatis untuk mundur dari provinsi Hadhramaut dan Mahra, yang direbut awal bulan ini.
Pada hari Jumat, UEA menyambut baik upaya Arab Saudi untuk mendukung keamanan di Yaman, karena kedua sekutu Teluk tersebut berupaya untuk menunjukkan front persatuan meskipun mendukung pihak yang berbeda dalam bentrokan terbaru di Yaman.
Menurut Riyadh, delegasi militer Saudi-Emirat mengunjungi Aden awal bulan ini untuk meminta STC mengembalikan dua provinsi yang baru-baru ini mereka rebut, dengan upaya deeskalasi Saudi masih berlangsung.
Sumber yang dekat dengan STC mengatakan kepada AFP pada saat itu bahwa delegasi tersebut meminta mereka untuk mundur dari wilayah yang baru direbut tetapi kelompok itu menolak.
Serangan udara ini menyusul bentrokan di daerah itu pada hari Kamis antara kelompok separatis dan seorang pemimpin suku yang dekat dengan Arab Saudi.
Seorang pejabat militer di Hadramaut mengatakan kepada AFP bahwa pemimpin suku tersebut telah meninggalkan daerah itu setelah pertempuran pecah.
Menolak untuk Mundur
Serangan Arab Saudi terjadi sehari setelah Riyadh mendesak kelompok separatis untuk mundur dari provinsi Hadhramaut dan Mahra, yang direbut awal bulan ini.
Pada hari Jumat, UEA menyambut baik upaya Arab Saudi untuk mendukung keamanan di Yaman, karena kedua sekutu Teluk tersebut berupaya untuk menunjukkan front persatuan meskipun mendukung pihak yang berbeda dalam bentrokan terbaru di Yaman.
Menurut Riyadh, delegasi militer Saudi-Emirat mengunjungi Aden awal bulan ini untuk meminta STC mengembalikan dua provinsi yang baru-baru ini mereka rebut, dengan upaya deeskalasi Saudi masih berlangsung.
Sumber yang dekat dengan STC mengatakan kepada AFP pada saat itu bahwa delegasi tersebut meminta mereka untuk mundur dari wilayah yang baru direbut tetapi kelompok itu menolak.
Lihat Juga :