Eropa Temukan Harta Karun Logam Tanah Jarang Terbesar yang Capai 8,8 Juta Ton, tapi...
Minggu, 21 Desember 2025 - 07:58 WIB
loading...
A
A
A
"Memilih yang Lebih Baik di Antara 2 Pilihan Buruk"
Menghadapi keberatan tersebut, pemerintah kota terpaksa meninjau kembali rencana dan melihat lebih dekat lokasi alternatif untuk bagian tambang di atas permukaan tanah.
Meskipun ada zona lain yang kurang sensitif terhadap lingkungan, baik pengembang pertambangan maupun penduduk setempat tidak menyukainya.
“Kami menerima bahwa kami harus mengorbankan sebagian besar alam kami,” kata wali kota setempat, Linda Thorstensen.
“Ini bermuara pada memilih yang lebih baik di antara dua pilihan buruk.”
Thorstensen mendukung proyek tambang tersebut, mengingat kota kecil itu telah kehilangan pekerjaan dan kaum muda selama beberapa dekade. "Ini adalah petualangan baru," katanya.
“Banyak orang hidup di luar pasar kerja, banyak yang menerima bantuan kesejahteraan sosial atau pensiun cacat. Jadi kita membutuhkan pekerjaan dan peluang,” ujarnya.
Di jalan-jalan Ulefoss yang hampir kosong, penduduk setempat bersikap optimis namun tetap waspada.
“Kami menginginkan dinamika yang memungkinkan kami untuk menjadi kaya, sehingga masyarakat mendapat manfaat. Kami membutuhkan uang dan lebih banyak penduduk,” kata Inger Norendal, seorang pensiunan guru berusia 70 tahun.
“Namun, pertambangan jelas juga memiliki sisi negatifnya.”
(mas)
Lihat Juga :