Eropa Temukan Harta Karun Logam Tanah Jarang Terbesar yang Capai 8,8 Juta Ton, tapi...

Minggu, 21 Desember 2025 - 07:58 WIB
loading...
A A A
Saat ini tidak ada deposit logam tanah jarang yang ditambang di Eropa.

Karena kekhawatiran lingkungan, Rare Earths Norway telah terpaksa menunda jadwalnya. Sekarang mereka bertujuan untuk memulai penambangan pada paruh pertama tahun 2030-an.

Proyek yang disebut "tambang tak terlihat" ini bertujuan untuk membatasi dampak lingkungan dari tambang tersebut. Rencananya akan menggunakan penambangan dan penghancuran bawah tanah—berbeda dengan tambang terbuka—dan menyuntikkan kembali sebagian besar residu penambangan.

Namun, lokasi taman pengolahan mineral, tempat bijih yang diekstraksi di bawah tanah akan ditangani dan diproses terlebih dahulu, telah menimbulkan masalah.

Perusahaan tersebut berencana untuk mengangkut mineral melalui sabuk konveyor bawah tanah yang muncul di permukaan tanah di balik sebuah bukit, di area yang tersembunyi dari pandangan kota dan sebagian besar ditutupi oleh hutan alami kuno yang kaya akan keanekaragaman hayati.

Namun, para ahli yang memeriksa lokasi tersebut menemukan 78 spesies fauna dan flora dalam "daftar merah" Norwegia — spesies yang berisiko punah dalam berbagai tingkat. Termasuk di antaranya kumbang saproksilik (yang bergantung pada kayu mati), pohon elm, pohon abu biasa, 40 jenis jamur, dan berbagai lumut.

Akibatnya, gubernur daerah setempat secara resmi menentang lokasi tersebut selama proses konsultasi baru-baru ini.

Yang menambah kekhawatiran adalah kenyataan bahwa pembuangan limbah batuan akan dilakukan di dalam sistem perairan yang dilindungi.

“Kita perlu memulai penambangan secepat mungkin agar dapat menghindari rantai nilai yang mencemari lingkungan yang berasal dari China,” kata Martin Molvaer, seorang penasihat di Bellona, sebuah LSM lingkungan yang berfokus pada teknologi di Norwegia.

“Tetapi hal-hal tidak boleh bergerak terlalu cepat sehingga kita menghancurkan sebagian besar alam dalam prosesnya: oleh karena itu kita harus bergerak perlahan,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Perang Makin Sengit,...
Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS
Rekomendasi
Baper dan Penuh Twist!...
Baper dan Penuh Twist! Bring Back My Heart Jadi Microdrama yang Wajib Ditonton di V+Short
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
Sambangi MI Raudhatul...
Sambangi MI Raudhatul Azhar, KB Bank Tanamkan Literasi Keuangan Sejak Dini
Berita Terkini
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
Infografis
Bongkahan Emas Terbesar...
Bongkahan Emas Terbesar di Inggris Ditemukan Pemburu Harta Karun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved