Benarkah Militer China Siap Perang Melawan AS dan Sekutu? Berikut 6 Alasannya

Sabtu, 06 Desember 2025 - 14:17 WIB
loading...
A A A
Collin Koh, peneliti di Sekolah Studi Internasional S. Rajaratnam di Singapura, mengatakan membangun kapal perang berteknologi tinggi mungkin lebih mudah daripada mengawakinya – karena kapal perang modern membutuhkan pelaut muda untuk menjalankan tugas-tugas kompleks, dan itu membutuhkan pelatihan ekstensif.

“Tentara kemungkinan besar dapat mengasimilasi seseorang dari pedesaan … yang mungkin tidak mendapatkan banyak pendidikan … dan melatihnya menjadi prajurit infanteri. Tetapi jika Anda ingin melatih seseorang yang mampu mengendalikan pusat informasi tempur di kapal perang, menembakkan rudal, dan merawat rudal, itu membutuhkan sedikit lebih banyak,” kata Koh.

Sementara itu, PLA terus berjuang dengan masalah personel lainnya – korupsi. Sebuah laporan Pentagon dari bulan Desember menyebutkan bahwa kampanye antikorupsi yang meluas di jajaran senior militer dan pemerintahan China menghambat pembangunan pertahanan Xi.

"Saya pikir mereka telah mengidentifikasi hal itu sebagai sesuatu yang benar-benar menimbulkan risiko besar bagi keandalan politik dan pada akhirnya kemampuan operasional PLA," kata seorang pejabat senior pertahanan AS pada bulan Desember.

6. Militer Didesain untuk Menginvasi Taiwan Saja

“Pencapaian modernisasi militer Tiongkok tidak dirancang untuk menaklukkan Taiwan melalui serangan militer. Sebaliknya, (pencapaian tersebut) dirancang untuk membantu PLA menjalankan misi jangka panjangnya dalam menegakkan kekuasaan PKT secara lebih efektif,” tulis Heath.

Pada dasarnya, kapal perang dan jet tempur siluman baru mengesankan publik, dan hal itu membuat pengendalian masyarakat menjadi lebih mudah, katanya.

Drew Thompson, seorang peneliti senior di Sekolah Studi Internasional S. Rajaratnam di Singapura, setuju dengan hal tersebut. "Politik yang utama berarti propaganda lebih penting daripada hasil militer," ujarnya.

Namun Koh mengatakan pencapaian PLA di bawah Xi tidak dapat dianggap remeh karena hanya mengirimkan pesan domestik.

"Terlepas dari masalah-masalah yang diketahui di Tiongkok dan PLA, saya rasa tidak ada perencana militer di kawasan ini yang akan menganggap PLA sebagai macan kertas," ujarnya.

Dan Thompson mengatakan PLA memang musuh yang tangguh bagi Taiwan dan AS.

"Tiongkok bisa memulai perang dan berperang. Bisakah mereka menang? Bagaimana Anda mendefinisikan kemenangan?" tanya Thompson.

"Apakah ini zero-sum atau hanya serangkaian trade-off?"
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Terus Perkuat...
China Terus Perkuat Militer, AS Ajak Sekutu Melawan Beijing
Pembersihan Militer...
Pembersihan Militer Xi Jinping Jadi Sorotan, PLA China Disebut Alami 'Kelumpuhan Otak'
Diancam Trump, Taiwan:...
Diancam Trump, Taiwan: Kita Adalah Negara Merdeka
Pertemuan Xi Jinping...
Pertemuan Xi Jinping dan Trump Gagal Buat Terobosan Perang Iran, Ini 3 Faktanya
Bukan Pertama Kali,...
Bukan Pertama Kali, Delegasi Trump Buang Semua Hadiah dari China
Cerita di Balik Menlu...
Cerita di Balik Menlu AS Marco Rubio Pakai Nama China untuk Masuk Beijing karena Dikenai Sanksi
4 Senjata Andalan China,...
4 Senjata Andalan China, dari Robot Serigala hingga Rudal Hipersonik
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Tegas, Trump Larang...
Tegas, Trump Larang Netanyahu Balas Serangan Iran: Dia Harus Nurut!
Rekomendasi
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Gempa M7,7 Filipina...
Gempa M7,7 Filipina Picu Tsunami di Indonesia, BMKG: Tidak Masuk Zona Megathrust
Berita Terkini
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved