2 Tentara Garda Nasional AS Ditembak di Dekat Gedung Putih, Kondisinya Kritis

Kamis, 27 November 2025 - 07:29 WIB
loading...
A A A
Presiden Donald Trump, yang berada di Florida untuk merayakan Thanksgiving, memperingatkan dalam sebuah pernyataan di media sosial bahwa "binatang" yang menembak para anggota Garda Nasional "akan membayar harga yang sangat mahal."

"Tuhan memberkati Garda Nasional kita yang agung, dan seluruh militer dan penegak hukum kita. Mereka sungguh orang-orang hebat," tulis Trump di Truth Social. "Saya, sebagai Presiden Amerika Serikat, dan semua orang yang terkait dengan Kantor Kepresidenan, bersama Anda!"

Di Fort Campbell, Kentucky, Wakil Presiden JD Vance mendesak "setiap orang yang beriman" untuk mendoakan kedua anggota Garda Nasional tersebut. Dia memperingatkan bahwa masih banyak yang belum diketahui, termasuk motif penembakan.

"Saya pikir ini adalah pengingat yang muram bahwa para prajurit, baik yang aktif bertugas, cadangan, maupun Garda Nasional, prajurit kita adalah pedang dan perisai Amerika Serikat," kata Vance saat menyampaikan pesan Thanksgiving kepada para prajurit.

Seorang juru bicara Wali Kota Muriel Bowser mengatakan para pemimpin setempat secara aktif memantau situasi. Bowser menghabiskan pagi harinya di acara Thanksgiving di Convention Center dan kemudian mengadakan konferensi pers untuk menjelaskan mengapa dia tidak mencalonkan diri kembali.

Trump mengeluarkan perintah darurat pada bulan Agustus yang memfederalisasi kepolisian setempat dan mengirim pasukan Garda Nasional dari delapan negara bagian dan Distrik Columbia (DC). Perintah tersebut berakhir sebulan kemudian, tetapi pasukan tersebut tetap ada.

Para prajurit telah berpatroli di lingkungan sekitar, stasiun kereta api, dan lokasi lainnya, berpartisipasi dalam pos pemeriksaan jalan raya, serta ditugaskan untuk memungut sampah dan menjaga acara olahraga.

Pekan lalu, seorang hakim federal memerintahkan penghentian pengerahan pasukan tersebut tetapi juga menangguhkan perintahnya selama 21 hari untuk memberi waktu bagi pemerintahan Trump untuk menarik pasukan tersebut atau mengajukan banding atas keputusan tersebut.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Awalnya Merevisi, AS...
Awalnya Merevisi, AS Umumkan 18 Tentara Tewas dan 624 Lainnya Luka dalam Perang Melawan Iran
Ini Rudal Kheibar Shekan...
Ini Rudal Kheibar Shekan Iran yang Obrak-abrik Pangkalan AS: Misil Murah tapi Lebih Akurat
Jenderal Iran: Negara-negara...
Jenderal Iran: Negara-negara di Seluruh Dunia yang Bantu AS Akan Jadi Target Sah
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Arab Saudi Gempur Hodeidah,...
Arab Saudi Gempur Hodeidah, Houthi Ancam Balas: Konflik Yaman Kembali Memanas
Trump Peringatkan China-Rusia...
Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!
Rekomendasi
Wujud Menambang dengan...
Wujud Menambang dengan Hati, NHM Peduli Konsisten Layani Ratusan Warga melalui Ambulans Gratis
Selama Perang dengan...
Selama Perang dengan AS, Penjualan Minyak Iran Tembus Rp323 Triliun
Bukan Kisah Vampir Biasa,...
Bukan Kisah Vampir Biasa, Microdrama V+Short Married to Vampire Tawarkan Cerita yang Fresh
Berita Terkini
Rudal Iran Makin Akurat...
Rudal Iran Makin Akurat Gempur Pangkalan AS, Benar Canggih atau Dibantu Rusia dan China?
Mata-matai Para Pemimpin...
Mata-matai Para Pemimpin Rusia, Swedia Dirikan Biro Intelijen seperti MI6
Menghilang 27 Tahun,...
'Menghilang' 27 Tahun, Kapal Perang Nuklir 28.000 Ton Rusia Bersiap untuk Tempur Lagi
Komandan CENTCOM Klaim...
Komandan CENTCOM Klaim Serangan AS di sekitar Hormuz Tidak Efektif, kecuali Perang Besar-besaran
Penembakan Massal Guncang...
Penembakan Massal Guncang Festival Makanan AS, 3 Orang Tewas, 4 Luka
Kolombia Gempar, Wanita...
Kolombia Gempar, Wanita Hamil 8 Bulan Dibunuh dan Si Bayi Diculik dari Rahimnya
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved