Kekeringan Parah, Negara Arab Menabur Awan untuk Mendapatkan Hujan

Rabu, 12 November 2025 - 09:01 WIB
loading...
Kekeringan Parah, Negara...
Pesawat membawa peralatan untuk menyemai awan. Foto/www.openaccessgovernment.org
A A A
ABU DHABI - Uni Emirat Arab (UEA) telah beralih ke penyemaian awan dalam upaya mengatasi kekurangan air kronisnya. Langkah itu diungkap seorang direktur penelitian setempat.

Penyemaian awan adalah operasi yang mahal, dengan UEA menghabiskan jutaan dolar setiap tahunnya untuk meningkatkan pasokan air tawarnya. Pilot terbang ke awan yang menjanjikan dan melepaskan partikel garam untuk merangsang curah hujan di negara yang menerima kurang dari 100 mm hujan per tahun.

“Teknik ini merupakan bagian dari strategi adaptasi negara tersebut untuk menghadapi perubahan iklim," ujar Alya Al Mazrouei, direktur Program Penelitian UEA untuk Ilmu Peningkatan Hujan (UAEREP), kepada Financial Times pada hari Senin.

Namun, metode ini telah memicu kontroversi karena para kritikus memperingatkan metode ini dapat memperburuk peristiwa cuaca ekstrem, seperti banjir dan kekeringan, dengan mengubah pola cuaca alami.

Mereka juga mengungkapkan kekhawatiran tentang dampak lingkungan dari bahan kimia yang digunakan dan potensi konsekuensi yang tidak diinginkan dari modifikasi cuaca secara artifisial.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
5 Fakta UEA Bergabung...
5 Fakta UEA Bergabung dengan Agresi AS-Israel terhadap Iran sejak Awal
Iran Bisa Kembali Serang...
Iran Bisa Kembali Serang UEA untuk Balas Serangan Israel terhadap Lebanon
Malaysia, Turki dan...
Malaysia, Turki dan UEA Bersama 51 Negara Lainnya Dilaporkan Pasok Senjata ke Israel
UEA Sebut Peluang Kesepakatan...
UEA Sebut Peluang Kesepakatan AS-Iran untuk Selesaikan Masalah Selat Hormuz Hanya 50-50
4 Fakta PLTN Barakah...
4 Fakta PLTN Barakah di UEA yang Jadi Target Serangan Drone Iran
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
1 Anggota Pasukan Perdamaian...
1 Anggota Pasukan Perdamaian PBB Tewas, 2 Terluka Akibat Serangan Artileri di Lebanon
Viral KBRI Tokyo Umumkan...
Viral KBRI Tokyo Umumkan Resepsi Pernikahan Orang Utan Kalimantan di Tobe Zoo Jepang
Rekomendasi
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved