Janjikan Gaji Besar, Rusia Rekrut 1.400 Tentara Bayaran Asal Afrika

Sabtu, 08 November 2025 - 21:45 WIB
loading...
A A A
Pada bulan Agustus, Zelenskyy mengatakan pasukan Rusia yang bertempur di dekat kota perbatasan Vovchansk di wilayah Kharkiv termasuk tentara bayaran dari Tiongkok, Tajikistan, Uzbekistan, Pakistan, dan beberapa negara Afrika, mengutip laporan dari tentara Ukraina di garis depan.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok menepis klaim tersebut sebagai "pernyataan yang tidak bertanggung jawab", sementara Pakistan menyebut klaim mereka "tak berdasar dan tak berdasar".

Menurut media berita Kyiv Independent, ratusan warga negara China telah bertempur untuk Rusia.

Setelah pasukan Ukraina melaporkan penangkapan pejuang China pada bulan April, Zelenskyy mengatakan Rusia menyebarkan video perekrutan melalui media sosial China.

Pada bulan Oktober, Kyiv Independent juga melaporkan penangkapan seorang warga negara India berusia 22 tahun yang bergabung dengan pasukan Rusia untuk menghindari hukuman penjara tujuh tahun atas tuduhan narkoba. Banyak rekrutan asing, menurut laporan, dijanjikan gaji tinggi, kewarganegaraan Rusia, atau peran non-tempur, hanya untuk dikirim langsung ke medan perang.

Ukraina juga yakin kontingen pejuang asing terbesar di jajaran Rusia mungkin berasal dari Kuba, memperkirakan hingga 20.000 warga Kuba telah direkrut sebagai tentara bayaran.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jejak Penampilan Terbaik...
Jejak Penampilan Terbaik Tim Afrika dalam Sejarah Piala Dunia
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Bak Film Twilight Saga,...
Bak Film Twilight Saga, Ini Penyebab Langit Kanada Berubah Jadi Oranye
Rekomendasi
Koalisi Advokat Serahkan...
Koalisi Advokat Serahkan Draft RUU Advokat kepada Pemerintah
Don Ritto Bungkam saat...
Don Ritto Bungkam saat Dilimpahkan ke Kejagung, Ini Penampakannya
Bukan Cuma Harga Minyak,...
Bukan Cuma Harga Minyak, Tata Kelola APBN yang Buruk Jadi Biang Kerok Lemahnya Rupiah
Berita Terkini
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Iran Gempur Pusat Komando...
Iran Gempur Pusat Komando AS di Suriah, Hancurkan Radar dan Helikopter
Presiden Israel Ingin...
Presiden Israel Ingin Berdamai dengan Arab Saudi: Saya Menghormati Mohammed bin Salman
Israel Marah atas Runtuhnya...
Israel Marah atas Runtuhnya Dukungan AS, Padahal Sudah Bayar Buzzer Rp26,8 Miliar Per Bulan
Balas AS, Iran Ancam...
Balas AS, Iran Ancam Serang Habis-habisan Infrastruktur Regional
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved