Janjikan Gaji Besar, Rusia Rekrut 1.400 Tentara Bayaran Asal Afrika

Sabtu, 08 November 2025 - 21:45 WIB
loading...
Janjikan Gaji Besar,...
Janjikan gaji besar, Rusia rekrut ribuan tentara bayaran asal Afrika. Foto/X/@AfricanHub_
A A A
MOSKOW - Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengatakan bahwa lebih dari 1.400 orang dari 36 negara Afrika diketahui bertempur demi Rusia dalam perang melawan Ukraina. Dia mendesak pemerintah di Afrika untuk memperingatkan warga negara mereka agar tidak bergabung dalam konflik yang dapat "membunuh mereka dengan cepat".

Berbicara pada hari Jumat, Sybiha menuduh Moskow membujuk orang-orang Afrika untuk bergabung dalam perang dan menandatangani kontrak militer yang "setara dengan ... hukuman mati".

"Warga negara asing di tentara Rusia bernasib menyedihkan", tulis Sybiha di X. "Sebagian besar dari mereka langsung dikirim ke apa yang disebut 'serangan daging', di mana mereka dibunuh dengan cepat."

"Kebanyakan tentara bayaran tidak bertahan hidup lebih dari sebulan," katanya, dilansir Al Jazeera.

“Rusia merekrut warga negara-negara Afrika menggunakan berbagai metode. Beberapa ditawari uang, sementara yang lain ditipu dan tidak menyadari apa yang mereka daftarkan atau dipaksa melakukannya di bawah tekanan. Menandatangani kontrak sama saja dengan menandatangani hukuman mati,” tambahnya.

Peringatan menteri tersebut muncul ketika beberapa pemerintah Afrika mengakui kasus warga negara mereka bergabung dengan pasukan Rusia di Ukraina.

Afrika Selatan mengatakan pada hari Kamis bahwa mereka sedang menyelidiki bagaimana 17 warga negaranya terlibat dengan kelompok tentara bayaran setelah mereka mengeluarkan panggilan darurat untuk meminta bantuan agar dapat pulang.

Baca Juga: Abaikan Palestina, Kazakhstan Gabung dengan Perjanjian Abraham
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
MoU Ditandatangani,...
MoU Ditandatangani, Iran Nyatakan Kemenangan Atas AS
Catat! Biaya Visa Masuk...
Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta
Rekomendasi
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN...
Dorong SDM Unggul, IWIP-WBN Gandeng LPDP Kirim Mahasiswa ke China
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Gaji Pokok Tentara Pakistan,...
Gaji Pokok Tentara Pakistan, Sersan Rp14 Juta Per Bulan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved