Penusukan Massal di Kereta London Guncang Inggris, 11 Orang Terluka

Minggu, 02 November 2025 - 21:32 WIB
loading...
Penusukan Massal di...
Penusukan massal di kereta api guncang London. Foto/X/@SnehaVHP
A A A
LONDON - Penumpang yang bepergian dari Doncaster ke London diserang dalam penusukan massal di kereta pada Sabtu malam. Sebelas orang terluka dan menerima perawatan di rumah sakit. Dua di antaranya masih dalam kondisi yang mengancam jiwa.

Dua pria Inggris berusia tiga puluhan ditangkap dan polisi mengatakan saat ini "tidak ada yang menunjukkan" bahwa itu adalah insiden teror.

Perdana Menteri Sir Keir Starmer mengatakan serangan itu "mengerikan" dan "sangat memprihatinkan".

Serangan itu terjadi pada pukul 18.25 GMT di kereta London North Eastern Railway (LNER) yang melayani rute Doncaster, South Yorkshire, menuju Stasiun King Cross di London.

Para penumpang mengatakan setidaknya satu orang yang mengacungkan pisau mulai menikam orang-orang di dalam kereta setelah melewati Peterborough di Cambridgeshire.

Kepolisian Cambridgeshire menerima panggilan pertama dari penumpang di dalam kereta pukul 19.39, dan Kepolisian Transportasi Inggris (BTP) juga disiagakan pukul 19.42.

Kereta tersebut melakukan pemberhentian tak terjadwal di Huntingdon - yang berjarak sekitar 15 menit dari Peterborough dengan kereta api.

Secara keseluruhan, insiden tersebut diperkirakan berlangsung sekitar 10 hingga 15 menit - dan penumpang mengatakan insiden itu terjadi di bagian belakang kereta.

Polisi bersenjata menaiki kereta dan menangkap dua pria dalam waktu delapan menit setelah BTP dihubungi.

Layanan tanggap darurat dalam jumlah besar juga dikirim ke lokasi kejadian, termasuk ambulans udara.

Penumpang yang tidak terluka diwawancarai oleh polisi dan beberapa naik ke gerbong yang menuju London.

Anggota parlemen Huntingdon, Ben Obese-Jecty, mengatakan kepada BBC bahwa ada sekitar 10 ambulans, beberapa mobil pemadam kebakaran, dan "lebih dari 20 mobil polisi" ketika ia pertama kali tiba di lokasi kejadian tepat setelah pukul 21.00.

Stasiun tetap tutup pada Minggu pagi, begitu pula jalan tol A1307 yang berada tepat di luar.

Baca Juga: Sungguh Memalukan! NATO Butuh Waktu Berminggu-minggu untuk Membalas Ancaman Rusia

Kereta yang kosong masih berada di peron, sementara polisi dan tenda-tenda forensik juga terlihat berjaga.

Inspektur John Loveless dari Kepolisian Transportasi Inggris mengatakan dua warga negara Inggris telah ditangkap.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Bukan Pelajaran, Ini...
Bukan Pelajaran, Ini Tantangan Terbesar Pangeran George di Sekolah Baru
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
PM Jepang Takaichi:...
PM Jepang Takaichi: Akhirnya Saya Bisa Tidur 5 Jam, Nyetrika dan Jahit!
Rekomendasi
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
Berita Terkini
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Infografis
Demo Besar Guncang AS...
Demo Besar Guncang AS di 1.200 Lokasi dan 50 Negara Bagian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved