Penusukan Massal di Kereta London Guncang Inggris, 11 Orang Terluka

Minggu, 02 November 2025 - 21:32 WIB
loading...
A A A
Penumpang lain bernama Steve mengatakan kepada BBC bahwa alarm berbunyi tepat setelah ia naik kereta di Peterborough bersama anak-anaknya.

"Lalu seorang wanita datang melalui Tannoy dan berkata, 'Kami tahu ada insiden, jaga diri kalian,' yang sungguh menakutkan untuk didengar."

Ia mengatakan serangan itu terjadi di ujung kereta yang lain; Ia berada di gerbong B, dan diberi tahu bahwa insiden itu terjadi di gerbong J.

Setelah kereta berhenti, ia menggedor pintu-pintu dan "berlari cepat" saat penumpang "berhamburan keluar" dari kereta.

Ia mengatakan "sangat meresahkan karena tidak tahu apa yang terjadi - dan mengetahui bahwa Anda pada dasarnya berada di dalam kotak dan Anda tidak bisa keluar darinya jika Anda mau".

Kepolisian Transportasi Inggris (BTP) menyatakan insiden tersebut sebagai insiden besar dan awalnya mengatakan petugas antiterorisme mendukung penyelidikan "untuk mengungkap sepenuhnya keadaan dan motivasi insiden ini".

Kepolisian tersebut mengatakan pernah menyatakan "Plato" - kode nasional yang digunakan oleh layanan darurat saat menanggapi "serangan teror perampokan" - tetapi kemudian mencabutnya.

Inspektur Loveless kemudian mengatakan dalam konferensi pers pada Minggu pagi bahwa "tidak ada yang menunjukkan bahwa ini adalah insiden teroris".

Menteri Pertahanan John Healey mengatakan kepada BBC bahwa laporan awal menunjukkan bahwa ini adalah insiden yang terisolasi.

Ia menambahkan bahwa ini adalah layanan yang sering ia gunakan - dan bahwa ia telah menempuh rute yang sama beberapa jam sebelum serangan - dan memberikan penghormatan atas respons darurat.

Perdana Menteri Sir Keir Starmer mengatakan "insiden mengerikan di kereta api dekat Huntingdon sangat memprihatinkan".

Ia menulis di X: "Doa saya bersama semua yang terdampak, dan terima kasih saya kepada layanan darurat atas respons mereka."

Menteri Dalam Negeri Shabana Mahmood mengatakan bahwa ia turut berduka cita kepada para korban, teman, dan keluarga mereka, serta memuji petugas darurat yang "merespons dengan cepat, dengan profesionalisme tertinggi, dan menyelamatkan nyawa".

Raja Charles mengeluarkan pernyataan yang menyatakan bahwa ia dan Ratu Camilla menyampaikan "simpati terdalam" mereka kepada mereka yang terdampak dan orang-orang terkasih mereka.

"Saya dan istri saya benar-benar terkejut dan syok mendengar serangan pisau mengerikan yang terjadi di dalam kereta api di Cambridgeshire tadi malam."

"Kami sangat berterima kasih kepada layanan darurat atas respons mereka terhadap insiden mengerikan ini."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Bukan Pelajaran, Ini...
Bukan Pelajaran, Ini Tantangan Terbesar Pangeran George di Sekolah Baru
Laporan: Pentagon Tutupi...
Laporan: Pentagon Tutupi Informasi Jumlah Korban Militer AS dalam Perang di Iran
Blak-blakan, Walkot...
Blak-blakan, Walkot New York Mamdani Sebut AS Bertanggung Jawab atas Genosida Gaza
Rekomendasi
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Berita Terkini
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved