Penusukan Massal di Kereta London Guncang Inggris, 11 Orang Terluka

Minggu, 02 November 2025 - 21:32 WIB
loading...
A A A
Kedua pria tersebut, berusia 32 dan 35 tahun, ditangkap atas dugaan percobaan pembunuhan.

Polisi mengatakan pria berusia 32 tahun tersebut adalah warga negara Inggris berkulit hitam dan pria berusia 35 tahun tersebut adalah warga negara Inggris keturunan Karibia.

Nama mereka belum diketahui dan ditahan di kantor polisi terpisah untuk diinterogasi.

Tim gawat darurat membawa 10 orang ke Rumah Sakit Addenbrookes di Cambridge - yang berjarak sekitar 30 menit dari stasiun kereta - dan satu orang kemudian dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

Sesaat sebelum pukul 11.00 pada hari Minggu, polisi mengatakan dua orang masih dalam kondisi yang mengancam jiwa dan empat orang telah dipulangkan.

Belum ada korban yang diketahui namanya.

Petugas forensik berada di lokasi kejadian pada hari Minggu untuk memeriksa kereta kosong di peron.

Para saksi mata mengatakan kepada BBC tentang kepanikan dan kebingungan saat para penumpang berlarian di antara gerbong, beberapa terluka dan berdarah.

Alistair Day, 58, mengatakan kepada BBC bahwa ia bersembunyi di gerbong prasmanan bersama sekitar 11 penumpang lainnya sementara penyerang berusaha masuk.

Ia berlari ke gerbong setelah melihat "seorang pria mengamuk - keributan dengan tangan berhamburan ke mana-mana".

Ia mengatakan seorang penumpang menoleh kepadanya dan dengan tenang mengatakan bahwa ia telah ditikam di dada: "Darah berceceran di sekujur tubuhnya, jadi kami menekan dan menahannya."

Olly Foster mengatakan ia mendengar orang-orang berteriak "lari, ada seorang pria yang menikam semua orang dan semua benda" - dan awalnya ia mengira itu mungkin lelucon Halloween.

Ia melihat seorang pria tua dengan luka lebam di kepala dan lehernya setelah ia "menghalangi" penyerang untuk menikam seorang gadis yang lebih muda. Para penumpang kemudian menggunakan jaket mereka untuk mencoba menghentikan pendarahan.

Saksi lain, Wren Chambers, mengatakan satu orang telah ditikam di lengan dan dilarikan ke bawah kereta untuk memperingatkan yang lain - sementara yang lain berteriak "ada yang membawa pisau".

Beberapa penumpang bersembunyi di dalam toilet sementara yang lain mengerumuni bagian depan kereta.

Pekerja London Underground, Dean McFarlan mmengatakan ia melihat banyak orang berlarian di peron Huntingdon sambil berdarah-darah, dengan seorang pria berbaju putih "berlumuran darah".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Jet Tempur F-16 AS Tembak...
Jet Tempur F-16 AS Tembak Benda Dikira UFO Pakai Rudal Rp9 Miliar, Ternyata Balon Pramuka
Rekomendasi
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Huawei, Oppo, vivo,...
Huawei, Oppo, vivo, Xiaomi, dan Honor Dituduh Contek Teknologi iPhone
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved