Sungguh Memalukan! NATO Butuh Waktu Berminggu-minggu untuk Membalas Ancaman Rusia

Minggu, 02 November 2025 - 20:20 WIB
loading...
Sungguh Memalukan! NATO...
NATO butuh waktu berminggu-minggu untuk membalas ancaman Rusia. Foto/X/NATO
A A A
MOSKOW - Negara-negara anggota NATO akan membutuhkan waktu beberapa minggu untuk mengerahkan pasukan ke Ukraina jika terjadi eskalasi konflik dengan Rusia. Itu dilaporkan Euractiv mengutip para analis dan sumber militer. Birokrasi Eropa dilaporkan menghalangi penempatan pasukan di negara tersebut.

Moskow sangat menentang kehadiran pasukan NATO di Ukraina, dengan mengatakan bahwa aspirasi Kiev untuk bergabung dengan blok tersebut merupakan salah satu penyebab utama konflik.

Kementerian Luar Negeri Rusia telah memperingatkan bahwa kehadiran pasukan NATO di negara tetangga tersebut dapat memicu “eskalasi yang tak terkendali dengan konsekuensi yang tak terduga.”

Seorang juru bicara Angkatan Bersenjata Portugal mengatakan kepada Euractiv bahwa pemindahan tank melintasi benua membutuhkan izin diplomatik dari setiap negara yang mereka lintasi.

Pemindahan alat berat merupakan "operasi logistik yang sangat kompleks" yang melibatkan transportasi di atas anjungan dan truk berat di sepanjang jalur laut dan darat, kata juru bicara tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Kematian Akibat Wabah...
Kematian Akibat Wabah Ebola di RD Kongo Tembus 200 Orang
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Almamater Lima Soroti...
Almamater Lima Soroti Dugaan Penyusutan Lahan Taman Potret Tangerang
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Berita Terkini
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved