Venezuela Marah Didekati Kapal Perang AS, Menyebutnya Provokasi Perang

Senin, 27 Oktober 2025 - 10:12 WIB
loading...
A A A
"Jika sesuatu terjadi pada Venezuela dan Amerika, kami sebagai orang-orang yang tinggal di pinggirannya ... bisa saja dihukum kapan saja," kata Daniel Holder (64), seorang Rastafarian yang mengenakan turban putih.

"Saya menentang negara saya menjadi bagian dari ini," tambahnya.

Victor Rojas, seorang tukang kayu berusia 38 tahun yang telah tinggal di Trinidad dan Tobago selama delapan tahun terakhir, mengatakan dia mengkhawatirkan keluarganya di kampung halaman.

"Venezuela tidak dalam posisi untuk menghadapi serangan saat ini," katanya, merujuk pada keruntuhan ekonomi negara itu di bawah Maduro.

Trinidad dan Tobago, yang bertindak sebagai pusat perdagangan narkoba Karibia, juga telah terjebak dalam kampanye serangan AS terhadap kapal-kapal yang diduga membawa narkoba.

Dua pria Trinidad tewas dalam serangan terhadap sebuah kapal yang berangkat dari Venezuela pada pertengahan Oktober, menurut keluarga mereka.

Ibu dari salah satu korban bersikeras bahwa dia adalah seorang nelayan, bukan pengedar narkoba.

Pihak berwenang setempat belum mengonfirmasi kematian mereka.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Momen Menegangkan Pasukan...
Momen Menegangkan Pasukan TNI Evakuasi Jenazah Pilot AS yang Ditembak OPM di Yahukimo
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Bertambah Jadi 1.719 Orang, Ribuan Masih Hilang
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran,...
KPK Arab Saudi OTT Besar-besaran, Tangkap 130 Orang termasuk Pejabat Kementerian Urusan Islam
Rekomendasi
Menhut: Presiden Minta...
Menhut: Presiden Minta Kemenhut Bangun Tata Kelola Kehutanan Antikorupsi
Roy Suryo Kembali Ajukan...
Roy Suryo Kembali Ajukan Gugatan Praperadilan, Polda Metro Jaya: Tidak Apa-apa
Menjaga Pertumbuhan,...
Menjaga Pertumbuhan, Ratusan Brand Andalkan Efisiensi Material Kemasan
Berita Terkini
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved