Venezuela Marah Didekati Kapal Perang AS, Menyebutnya Provokasi Perang

Senin, 27 Oktober 2025 - 10:12 WIB
loading...
Venezuela Marah Didekati...
Venezuela marah setelah wilayahnya didekati kapal perang AS, USS Gravely. Menurut Venezuela kehadiran kapal perang ini sebagai provokasi perang. Foto/US Navy
A A A
CARACAS - Venezuela marah dan mengecam kehadiran kapal perang Amerika Serikat (AS) di Trinidad dan Tobago sebagai provokasi berbahaya. Kapal perang tersebut muncul di dekat pantai Venezuela di tengah meningkatnya kekhawatiran akan potensi serangan terhadap daratan Caracas.

USS Gravely, sebuah kapal perusak berpeluru kendali, berlabuh kemarin di ibu kota Trinidad, Port of Spain, untuk kunjungan empat hari, yang akan mencakup latihan gabungan dengan pasukan pertahanan lokal.

Kedatangan kapal ini terjadi di tengah meningkatnya kampanye militer oleh Presiden AS Donald Trump terhadap para tersangka pengedar narkoba di Amerika Latin, yang sebagian besar menargetkan warga Venezuela dan sejauh ini terbatas pada serangan mematikan di perairan internasional.

Baca Juga: Ketegangan Memanas, Kapal Perang AS Sudah Tiba di Dekat Venezuela

Trump semakin mengancam dalam beberapa hari terakhir untuk melancarkan kampanye militer di darat, sementara Presiden Venezuela Nicolás Maduro mengeklaim Washington sedang merencanakan penggulingannya.

Trinidad dan Tobago, yang terletak hanya 11 kilometer dari pantai Venezuela pada titik terdekatnya, telah berpihak pada Washington melawan tetangganya.

"Provokasi militer Trinidad dan Tobago, yang berkoordinasi dengan CIA, bertujuan memprovokasi perang di Karibia," kata pemerintah Venezuela, seperti dikutip AFP, Senin (27/10/2025).

Caracas menambahkan bahwa mereka telah menangkap sekelompok tentara bayaran yang terkait dengan CIA, beberapa hari setelah Trump mengatakan telah mengizinkan operasi rahasia CIA terhadap Venezuela.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
5 Fakta Trump Ingin...
5 Fakta Trump Ingin Membeli Kepulauan Chagos yang Sangat Strategis
Israel Ternyata Ditolong...
Israel Ternyata Ditolong AS saat Dihujani Rudal Iran
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Laporan Media: Israel...
Laporan Media: Israel Bangun Jaringan Militer Rahasia di Azerbaijan, Dekat Perbatasan Iran
Bela Iran, Kelompok...
Bela Iran, Kelompok Houthi Akan Tembak Kapal Israel yang Lintasi Laut Merah
Rekomendasi
Awkarin Mangkir dari...
Awkarin Mangkir dari Panggilan Polisi Terkait Kasus Hanania Travel, Ini Penjelasan Polisi
PT GLI Bantah Giorgio...
PT GLI Bantah Giorgio Antonio CEO dan Pemilik Perusahaan, Ini Klarifikasi Lengkapnya!
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Berita Terkini
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Horor! Penyerang Berpisau...
Horor! Penyerang Berpisau Mencoba Memenggal Seorang Pria di Tempat Umum
Siapa Liao Dan? Pria...
Siapa Liao Dan? Pria yang Dijuluki Penipu Paling Setia di China
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved