Uni Eropa Jatuhkan Sanksi ke Tiga Perusahaan China Terkait Perang Rusia
Senin, 27 Oktober 2025 - 09:46 WIB
loading...
A
A
A
Pembatasan Ekspor China
Paket sanksi terbaru ini memperluas pembatasan atas semikonduktor canggih, sistem navigasi, serta mesin industri yang digunakan dalam produksi senjata Rusia. UE juga memblokir puluhan perusahaan pelayaran dan kapal tanker yang memindahkan minyak Rusia di luar batas harga yang disepakati G7 sejak Desember 2022.
Sanksi disepakati setelah Perdana Menteri Slovakia Robert Fico mencabut vetonya pada Rabu malam. Langkah ini menyusul sanksi baru dari Amerika Serikat yang menargetkan raksasa minyak Rusia Lukoil dan Rosneft.
Namun, langkah UE ini diperkirakan makin memperburuk hubungan dengan Beijing, yang sudah renggang akibat kedekatan China dengan Rusia dan ketegangan dagang dengan Eropa.
Selain itu, pembatasan ekspor baru China terhadap logam tanah jarang (rare earth) dan magnet diperkirakan akan menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan Dewan Eropa. Negara-negara besar seperti Prancis, Jerman, dan Polandia disebut akan membahas dampak kebijakan tersebut terhadap rantai pasok industri mereka.
Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen dalam pidatonya di Parlemen Eropa memperingatkan bahwa “krisis pasokan bahan mentah penting kini sudah di depan mata.” Ia menyerukan percepatan langkah untuk memastikan suplai yang lebih cepat dan andal, baik di Eropa maupun dengan mitra yang dianggap tepercaya.
(mas)
Lihat Juga :