Uni Eropa Jatuhkan Sanksi ke Tiga Perusahaan China Terkait Perang Rusia

Senin, 27 Oktober 2025 - 09:46 WIB
loading...
A A A
“UE dan AS tidak berada pada posisi untuk mengkritik kerja sama normal antara perusahaan China dan Rusia,” sambungnya.

Dua kilang yang dikenai sanksi adalah Liaoyang Petrochemical Company—anak usaha dari perusahaan milik negara China National Petroleum Corporation (CNPC)—dan Shandong Yulong Petrochemical, bersama dengan Chinaoil (Hong Kong) Corporation, juga anak usaha CNPC. Selain itu, Tianjin Xishanfusheng International Trading Company juga masuk dalam daftar sanksi penuh.

Artinya, seluruh aset perusahaan yang berada di bawah yurisdiksi UE akan dibekukan, dan perdagangan serta investasi dengan perusahaan-perusahaan tersebut dilarang total. UE menuduh mereka mengolah minyak mentah asal Rusia yang menjadi sumber pendapatan besar bagi pemerintah Rusia dan turut mendukung perang Moskow terhadap Ukraina.

Langkah ini diambil meskipun beberapa negara anggota UE seperti Hungaria dan Slovakia masih membeli minyak Rusia berdasarkan pengecualian hukum sementara bagi negara yang tidak memiliki akses laut dan masih bergantung pada pipa minyak untuk kebutuhan domestik.

Sebelas perusahaan lain juga dimasukkan ke dalam daftar hitam ekspor “Annex IV”, yang melarang perusahaan Eropa untuk menjual, membeli, atau memberikan bantuan teknis bagi barang-barang berfungsi ganda kepada mereka. Perusahaan-perusahaan ini diduga membantu transfer komponen elektronik dan mesin presisi yang bisa digunakan dalam industri pertahanan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Swedia: Konflik Rusia-NATO...
Swedia: Konflik Rusia-NATO Bisa Pecah dalam Waktu Dekat
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
PM Pakistan: Kesepakatan...
PM Pakistan: Kesepakatan AS-Iran Berpotensi Rampung dalam 24 Jam
Cerita Striker Irak...
Cerita Striker Irak di Piala Dunia 2026, Hampir Putus Asa usai Ayah Tewas Ditembak saat Perang
Rekomendasi
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, PSI Perkuat Konsolidasi Akar Rumput di Kalimantan
Momen Lucu Pangeran...
Momen Lucu Pangeran George Tahan Bersin di Trooping the Colour 2026, Ini Reaksi Kate Middleton!
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Apa Itu Front Kedelapan...
Apa Itu Front Kedelapan Israel? Propaganda Digital terhadap Politikus Pro-Palestina
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Infografis
Antisipasi Perang Besar,...
Antisipasi Perang Besar, Uni Eropa Siapkan Rp13.730 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved