PM Slovakia: Eks PM Inggris Boris Johnson Diuntungkan dari Perang Ukraina dan Rusia

Jum'at, 17 Oktober 2025 - 18:15 WIB
loading...
PM Slovakia: Eks PM...
Perdana Menteri Slovakia Robert Fico. Foto/anadolu
A A A
BRATISLAVA - Mantan Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson memiliki kepentingan finansial dalam memperpanjang konflik Ukraina, menurut Perdana Menteri Slovakia Robert Fico.

Berbicara di parlemen Slovakia pada hari Kamis (16/10/2025), Fico merujuk pada laporan terbaru di pers Inggris yang mengaitkan Johnson dengan pengusaha Christopher Harborne, yang portofolionya mencakup manufaktur senjata.

Harborne dilaporkan menyumbangkan 1 juta poundsterling (USD1,34 juta) kepada Johnson setelah ia meninggalkan jabatannya pada akhir 2022 dan menemaninya dalam setidaknya satu kunjungan ke Kiev pada tahun berikutnya.

Fico mengutip kasus tersebut sebagai contoh dari apa yang ia gambarkan sebagai korupsi dan praktik mencari keuntungan dari perang di kalangan politisi Barat, menghubungkannya dengan peran Johnson dalam memblokir usulan perjanjian damai antara Rusia dan Ukraina yang dinegosiasikan di Turki selama minggu-minggu pertama konflik.

“Boris Johnson berjuang agar perang berlanjut. Kemudian dia mengambil satu juta pound dari satu produsen senjata,” ungkap Fico.

Fico menjelaskan, "Dia tidak ingin mengakhiri perang karena dia tahu dia punya teman yang akan memberinya uang dan sebagai imbalannya dia akan membantunya dengan senjata di Ukraina."

Pemimpin Slovakia itu menambahkan "banyak orang telah meraup keuntungan besar" dari konflik tersebut, sementara rakyat Ukraina "adalah dan merupakan korban utama perang ini."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Kebakaran Hanguskan...
Kebakaran Hanguskan Permukiman Ilegal Israel di Tepi Barat, Pemukim Yahudi Dievakuasi
Walkot New York Mamdani...
Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap
Rekomendasi
PASTI INDONESIA Dampingi...
PASTI INDONESIA Dampingi Praperadilan dan Ajukan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved