Perang Afghanistan dan Pakistan Berakhir dengan Gencatan Senjata

Kamis, 16 Oktober 2025 - 08:23 WIB
loading...
A A A
Belum ada pengakuan publik dari militer Pakistan dan belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Taliban, yang juru bicaranya mengunggah di X bahwa sebuah kapal tanker minyak dan sebuah generator telah meledak, tanpa mengaitkan ledakan tersebut dengan pertempuran dengan Pakistan.

Namun, sumber-sumber pemerintah Taliban mengatakan kepada BBC bahwa Kabul telah dihantam dua serangan udara. Kepulan asap hitam terlihat mengepul di atas ibu kota dan otoritas Taliban menutup beberapa jalan.

Pusat bedah darurat Kabul mengatakan telah menerima 40 orang setelah ledakan - lima orang tewas saat tiba.

Militer Pakistan dan pemerintah Taliban saling menuduh sebagai dalang serangan di distrik perbatasan Spin Boldak, Afghanistan.

Kedua belah pihak tidak hanya berebut posisi di perbatasan, tetapi juga di media sosial, mencoba meyakinkan publik bahwa pihak mereka menimbulkan lebih banyak kerusakan.

Pertempuran terbaru terjadi setelah bentrokan perbatasan yang intens selama akhir pekan, ketika Taliban mengklaim telah menewaskan 58 anggota militer Pakistan, sementara Islamabad mengklaim telah menewaskan 200 "teroris Taliban dan afiliasinya". BBC tidak dapat memverifikasi secara independen jumlah korban tewas yang diberikan oleh masing-masing pihak.

Pertempuran hari Rabu menghancurkan perdamaian yang telah rapuh selama beberapa hari.

Video yang diduga berisi pertempuran dan dampaknya telah dibagikan secara daring dan di grup-grup pesan, termasuk rekaman yang diklaim sebagai korban tewas dan rekaman buram dari kamera penglihatan malam yang diklaim sebagai pos pemeriksaan yang hancur. Video-video tersebut belum diverifikasi oleh BBC.

Sebuah sumber di Spin Boldak, Afghanistan, mengatakan kepada BBC bahwa bentrokan pecah sekitar pukul 04.00 waktu setempat (23.30 GMT pada hari Selasa). Seorang warga lain di Spin Boldak, yang tinggal sekitar satu kilometer dari perbatasan, mengatakan kepada BBC bahwa "bentrokan yang sangat hebat berlanjut selama hampir lima jam".

"Saya melihat drone dan jet tempur terbang di atas kami, beberapa kerabat kami terluka," kata mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Mengapa Arab Saudi dan...
Mengapa Arab Saudi dan Kuwait Mulai Melirik Pakistan? Ketergantungan pada AS Tak Lagi Mutlak
Ikuti Arab Saudi, Kuwait...
Ikuti Arab Saudi, Kuwait Cari Perlindungan dari Pakistan yang Bersenjata Nuklir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Nasib Apes Pesawat Boeing...
Nasib Apes Pesawat Boeing 737 Hilang Kontak, Ditemukan Jadi Puing-puing di Laut Arab
Islamabad dan Ilusi...
Islamabad dan Ilusi Diplomasi Perang Iran 2026
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Ngeri! Macan Tutul Masuk...
Ngeri! Macan Tutul Masuk Toko Miras, Serang Pegawai lalu Acak-Acak Minuman
Rekomendasi
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Wanita Punya Proteksi...
Wanita Punya Proteksi Alami dari Serangan Jantung, Tapi Bisa Hilang karena Ini
Gugatan terhadap Waketum...
Gugatan terhadap Waketum dan Sekjen PPP Dicabut, Kader Pilih Fokus Konsolidasi Partai
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved