4 Fakta Perang Afghanistan dan Pakistan di Perbatasan
Rabu, 15 Oktober 2025 - 20:33 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Perang Pakistan - Afghanistan Kembali Pecah, Puluhan Orang Tewas
Sebuah sumber di Spin Boldak, Afghanistan, mengatakan kepada BBC bahwa bentrokan pecah sekitar pukul 04.00 waktu setempat (23.30 GMT pada hari Selasa). Seorang warga lokal lain di Spin Boldak, yang tinggal sekitar satu kilometer dari perbatasan, mengatakan kepada BBC bahwa "bentrokan hebat berlanjut selama hampir lima jam".
"Saya melihat drone dan jet terbang di atas kami, beberapa kerabat kami terluka," kata mereka.
Seorang dokter di salah satu rumah sakit di Spin Boldak mengatakan kepada BBC bahwa ia menghitung "tujuh jenazah dan 36 korban luka dibawa ke rumah sakit", termasuk pria, wanita, dan anak-anak.
Situasinya "tegang" dan lebih banyak korban dibawa ke rumah sakit, katanya.
2. Bentrokan Terjadi di Perbatasan
Video yang diduga berisi pertempuran dan dampaknya telah dibagikan secara daring dan di grup-grup pesan, termasuk rekaman yang diklaim sebagai korban tewas dan rekaman buram dari kamera penglihatan malam yang diklaim sebagai pos pemeriksaan yang hancur.Sebuah sumber di Spin Boldak, Afghanistan, mengatakan kepada BBC bahwa bentrokan pecah sekitar pukul 04.00 waktu setempat (23.30 GMT pada hari Selasa). Seorang warga lokal lain di Spin Boldak, yang tinggal sekitar satu kilometer dari perbatasan, mengatakan kepada BBC bahwa "bentrokan hebat berlanjut selama hampir lima jam".
"Saya melihat drone dan jet terbang di atas kami, beberapa kerabat kami terluka," kata mereka.
Seorang dokter di salah satu rumah sakit di Spin Boldak mengatakan kepada BBC bahwa ia menghitung "tujuh jenazah dan 36 korban luka dibawa ke rumah sakit", termasuk pria, wanita, dan anak-anak.
Situasinya "tegang" dan lebih banyak korban dibawa ke rumah sakit, katanya.
3. Warga Sipil Jadi Korban
Seorang pejabat Taliban setempat di Spin Boldak mengatakan kepada BBC bahwa "ratusan keluarga telah mengungsi sejak tadi malam akibat bentrokan hebat". Ia mengatakan mereka berada dalam "siaga tinggi" setelah beberapa pos Taliban diserang oleh jet-jet Pakistan. Ia menambahkan bahwa mereka memiliki jenazah dua anggota militer Pakistan.Lihat Juga :