Pemerintahan AS Shutdown, 2 Juta PNS Terancam Nganggur

Rabu, 01 Oktober 2025 - 18:44 WIB
loading...
A A A
Setelah penutupan, produk domestik bruto (PDB) sedikit lebih tinggi dari biasanya. Namun, kecil kemungkinan semua konsumsi yang hilang akan sepenuhnya pulih, seperti biaya makan siang di luar yang akan dikeluarkan oleh pegawai negeri sipil yang dirumahkan jika mereka tetap bekerja, biaya transportasi mereka dari rumah ke kantor, dll.

Penutupan akan berarti penangguhan pembayaran oleh pemerintah kepada para pemasok mereka. Banyak perusahaan akan mengalami kesulitan dan, bagi sebagian perusahaan, pekerjaan bisa terancam. Beberapa kebangkrutan bahkan mungkin terjadi jika penutupan berlangsung lama. Semua ini akan memperburuk penurunan PDB.

5. Pasar Keuangan Akan Berdampak

Suku bunga obligasi pemerintah AS akan naik, karena investor akan menganggapnya berisiko lebih tinggi. Oleh karena itu, penutupan pemerintah akan meningkatkan kekhawatiran akan gagal bayar obligasi pemerintah AS pada tahun 2025, karena akan sangat sulit mencapai kesepakatan untuk menaikkan pagu utang pada bulan Desember.

Kegagalan mencapai kesepakatan tentang pagu utang, yang akan mencegah pemerintah mengambil pinjaman bersih baru, akan memiliki konsekuensi ekonomi yang jauh lebih besar daripada penutupan pemerintah.

Suku bunga yang lebih tinggi pada utang publik dapat menyebabkan kenaikan suku bunga kredit yang meluas, khususnya suku bunga hipotek, yang memperburuk krisis properti dan dengan demikian kontraksi produk domestik bruto.

Konsekuensi lainnya: Penutupan pemerintah akan mencegah Program Asuransi Banjir Nasional, yang dikelola oleh pemerintah dan menyediakan setengah dari seluruh polis asuransi banjir di AS, untuk beroperasi.

Calon pembeli rumah yang mencari asuransi semacam itu untuk mendapatkan pinjaman mereka akan terhambat. Hal ini akan semakin menekan pasar properti dan memperburuk dampak negatif terhadap pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, penutupan pemerintah akan mengganggu ketersediaan indikator statistik yang diperlukan untuk memandu investor di pasar keuangan dan kebijakan moneter Federal Reserve.

Sebagian besar statistik dihasilkan oleh badan-badan publik yang kegiatannya akan dihentikan.

Singkatnya, harga saham bisa jatuh karena suku bunga yang lebih tinggi, aktivitas yang lebih rendah, dan ketidakjelasan statistik. Apakah manuver politik Washington akan sejauh itu, kita akan mengetahuinya pada hari Rabu.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Kecam Netanyahu, Mantan...
Kecam Netanyahu, Mantan Kepala Staf IDF: Dia Bikin Israel Kehilangan Arah!
Rekomendasi
Comeback Lewat Film...
Comeback Lewat Film Seni Merayu Tuhan, Onad Ungkap Kekagumannya pada Habib Jafar
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved