Pemerintahan AS Shutdown, 2 Juta PNS Terancam Nganggur

Rabu, 01 Oktober 2025 - 18:44 WIB
loading...
A A A
Pada tanggal 23 September 2024, sebuah resolusi berkelanjutan disahkan, yang mengesahkan belanja publik diskresioner hingga tengah malam pada tanggal 20 Desember 2024. Pada tanggal 21 Desember 2024, sebuah resolusi berkelanjutan baru disahkan untuk memungkinkan pembiayaan belanja publik diskresioner hingga 14 Maret 2025.

Pada tanggal 11 Maret 2025, sebuah resolusi berkelanjutan baru disahkan untuk memungkinkan pembiayaan belanja publik diskresioner hingga tengah malam pada tanggal 30 September 2025. Dan inilah kondisi kita saat ini.

3. Perseteruan Demokrat Vs Republik

Masalahnya adalah resolusi berkelanjutan membutuhkan mayoritas 60 dari 100 suara di Senat. Di Dewan Perwakilan Rakyat, mayoritas sederhana sudah cukup.

Di Dewan Perwakilan Rakyat yang beranggotakan 435 orang, Partai Republik memiliki mayoritas absolut 219 suara, dibandingkan dengan 212 suara untuk Partai Demokrat, dan terdapat 4 kekosongan kursi.

Di Senat, terdapat 53 anggota Partai Republik, 45 anggota Partai Demokrat, dan 2 anggota independen yang berkoalisi dengan Partai Demokrat (Bernie Sanders dari Vermont dan Angus King dari Maine).

Akibatnya, persetujuan resolusi berkelanjutan yang baru membutuhkan dukungan dari 7 senator dari Partai Demokrat.

Namun, Partai Demokrat mensyaratkan dukungan mereka pada pemeliharaan pengeluaran sosial tertentu yang ditolak oleh Partai Republik.

Partai Demokrat mengatakan mereka hanya akan menandatangani kesepakatan yang memperpanjang kredit pajak terkait Undang-Undang Perawatan Terjangkau, atau Obamacare, yang akan berakhir pada akhir tahun. Partai Republik mengklaim bahwa Partai Demokrat ingin memberikan ratusan miliar dolar dalam bentuk tunjangan kesehatan kepada migran ilegal.

4. Pertumbuhan Ekonomi Melambat

Penghentian sementara pengeluaran diskresioner, yang mencakup 27% dari total pengeluaran pemerintah federal, memiliki konsekuensi yang signifikan.

Pertama, hal ini berkaitan dengan penurunan sementara dalam produksi layanan publik, yang merupakan komponen produk domestik bruto.

Kedua, konsumsi pegawai negeri sipil yang sedang cuti tanpa dibayar turun tajam, yang memengaruhi produksi di sektor lain, yang juga merupakan bagian dari produk domestik bruto.

Untuk setiap minggu penutupan pemerintah, para ekonom memperkirakan penurunan PDB riil triwulanan, relatif terhadap tingkat normalnya, antara 0,1% dan 0,3%. Oleh karena itu, penutupan pemerintah selama sebulan penuh akan mengurangi PDB riil triwulanan sebesar 0,5% hingga 1,5%.

Para pegawai negeri sipil akhirnya mendapatkan kembali gaji mereka, yang selama ini ditunda, namun ada sedikit peningkatan dalam pengeluaran konsumen mereka setelah penutupan. Sebagian besar pengeluaran konsumen mereka yang tertunda hanya ditunda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Perang Makin Sengit,...
Perang Makin Sengit, Iran Siapkan Kemungkinan Perang Darat Lawan AS
Rekomendasi
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Berita Terkini
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved