Pemerintahan AS Shutdown, 2 Juta PNS Terancam Nganggur

Rabu, 01 Oktober 2025 - 18:44 WIB
loading...
Pemerintahan AS Shutdown,...
Pemerintahan AS terancam shutdown. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Disfungsi politik di Washington mengancam akan menjerumuskan Amerika Serikat ke dalam penutupan pemerintah lainnya – dengan konsekuensi yang luas bagi lebih dari dua juta pegawai federal di seluruh negeri. Tanpa kesepakatan pendanaan di menit-menit terakhir antara partai-partai politik di Kongres, Amerika Serikat menuju penutupan pemerintah pada hari Rabu dengan konsekuensi yang tak terhitung bagi perekonomian Amerika.

Tetapi apa sebenarnya artinya itu?

Melansir EuroNews, anggaran federal tahunan saat ini berakhir pada 30 September 2025. Anggaran berikutnya untuk tahun fiskal 2026 harus berjalan dari 1 Oktober 2025 hingga 30 September 2026.

Melansir EuroNews, pengeluaran publik tertentu yang dianggap penting seperti jaminan sosial, kontrol lalu lintas udara, dan militer dianggap wajib dan harus terus beroperasi. Oleh karena itu, pengeluaran tersebut secara otomatis disahkan secara permanen.

Pemerintahan AS Shutdown, 2 Juta PNS Terancam Nganggur

1. Sudah Terjadi Berulang Kali

Namun, pengeluaran lainnya dianggap diskresioner dan harus disahkan secara resmi setiap tahun melalui 12 rancangan undang-undang anggaran yang disetujui oleh Kongres – ini mencakup hampir semua hal, mulai dari taman nasional, pinjaman pertanian, hingga regulator keuangan.

Jika rancangan undang-undang anggaran ini tidak disahkan, akan terjadi "penutupan", yaitu penangguhan layanan publik non-esensial, kecuali Kongres mengesahkan setidaknya satu langkah sementara yang disebut resolusi berkelanjutan yang untuk sementara mengesahkan pengeluaran publik diskresioner tertentu untuk jangka waktu tertentu.

Telah terjadi 14 penutupan seperti itu sejak tahun 1980, menurut Pusat Kebijakan Bipartisan.

Baca Juga: Trump Ultimatum Hamas Punya Waktu 3 atau 4 Hari untuk Tanggapi Proposal Gencatan Senjata Gaza

2. Bekerja Tanpa Dibayar

Jika terjadi penutupan, pegawai negeri sipil yang ditugaskan untuk menyediakan layanan publik non-esensial ini akan ditempatkan pada cuti tanpa dibayar.

Rekan-rekan mereka di layanan esensial harus bekerja, tetapi tanpa dibayar. Setelah penutupan, gaji pegawai negeri sipil yang bersangkutan, baik yang dirumahkan maupun yang masih bekerja, dibayarkan secara retroaktif.

Pekerjaan dilanjutkan segera setelah Kongres mengesahkan RUU alokasi yang diperlukan.

Pada tahun 2023, dibutuhkan tiga resolusi berkelanjutan berturut-turut untuk menghindari penutupan dan memastikan fungsi sementara administrasi publik federal, masing-masing untuk periode singkat.

Masalah ini terulang kembali pada tahun fiskal 2025, yang dimulai pada Oktober 2024 karena tidak mungkin untuk memberikan suara pada RUU alokasi tepat waktu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Qatar Ungkap Kemajuan...
Qatar Ungkap Kemajuan Positif dalam Dialog AS-Iran, Negosiasi Bakal Berlanjut
Trump Tuduh China Ingin...
Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!
Rekomendasi
Kembangkan Kompetensi...
Kembangkan Kompetensi di Era Digital, UI Publishing Terbitkan Buku Digital Social Work untuk Afrika-Asia
Liburan Mewah Tetap...
Liburan Mewah Tetap Bisa Hemat: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
KPK Tahan Tersangka...
KPK Tahan Tersangka Kasus Suap Audit BPK di Muara Enim
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved