Puluhan Agen Perempuan Mossad Ternyata Menyusup ke Iran: Rayu Pejabat Teheran hingga Intai Situs Nuklir
Senin, 15 September 2025 - 15:11 WIB
loading...
A
A
A
Kepala intelijen tersebut memimpin sebuah proyek yang menghasilkan spektrum agen yang beragam, mencakup beragam operator dan latar belakang mereka, yang dapat dibayangkan.
Selain agen Mossad yang sebenarnya, dinas intelijen tersebut telah mencapai tingkat baru dalam merekrut dan melatih aset-aset pembangkang lokal Iran untuk bertindak melawan pemerintah Ayatollah Ali Khamenei.
Secara kolektif, agen-agen Mossad di Teheran menargetkan sejumlah besar platform radar dan rudal balistik. Lebih lanjut, mereka memberikan informasi penargetan kepada jet tempur Israel untuk berbagai target Iran lainnya.
Serangan pembuka Mossad begitu efektif sehingga Iran baru mampu melakukan serangan balik terhadap Israel pada hari kedua perang.
Selain pengungkapan baru tentang peran penting perempuan selama operasi Mossad di Iran, laporan The Jerusalem Post mengeklaim bahwa jaringan mata-mata tersebut memiliki pemahaman yang memadai tentang lokasi uranium yang diperkaya Iran, yang belum ditemukan.
Lebih lanjut, Mossad akan sangat berfokus pada masalah ini hingga Republik Islam Iran mengizinkan inspektur nuklir dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengakses pasokan uranium.
Selama perang 12 hari dengan Iran pada Juni, Israel menghancurkan sebagian besar dari tiga fasilitas nuklir utama Iran: Natanz, Fordow, dan Isfahan, serta merusak puluhan situs lainnya.
Selain agen Mossad yang sebenarnya, dinas intelijen tersebut telah mencapai tingkat baru dalam merekrut dan melatih aset-aset pembangkang lokal Iran untuk bertindak melawan pemerintah Ayatollah Ali Khamenei.
Secara kolektif, agen-agen Mossad di Teheran menargetkan sejumlah besar platform radar dan rudal balistik. Lebih lanjut, mereka memberikan informasi penargetan kepada jet tempur Israel untuk berbagai target Iran lainnya.
Serangan pembuka Mossad begitu efektif sehingga Iran baru mampu melakukan serangan balik terhadap Israel pada hari kedua perang.
Selain pengungkapan baru tentang peran penting perempuan selama operasi Mossad di Iran, laporan The Jerusalem Post mengeklaim bahwa jaringan mata-mata tersebut memiliki pemahaman yang memadai tentang lokasi uranium yang diperkaya Iran, yang belum ditemukan.
Lebih lanjut, Mossad akan sangat berfokus pada masalah ini hingga Republik Islam Iran mengizinkan inspektur nuklir dari Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengakses pasokan uranium.
Selama perang 12 hari dengan Iran pada Juni, Israel menghancurkan sebagian besar dari tiga fasilitas nuklir utama Iran: Natanz, Fordow, dan Isfahan, serta merusak puluhan situs lainnya.
Lihat Juga :