Puluhan Agen Perempuan Mossad Ternyata Menyusup ke Iran: Rayu Pejabat Teheran hingga Intai Situs Nuklir

Senin, 15 September 2025 - 15:11 WIB
loading...
A A A
Namun, perselisihan dan sumber spekulasi utama adalah bahwa lebih dari 400 kilogram uranium yang diperkaya 60%—mendekati tingkat senjata—tidak dihancurkan oleh Israel selama operasi tersebut.

Secara teori, volume uranium yang diperkaya 60% ini dapat diperkaya lebih lanjut dan digunakan untuk memproduksi sekitar setengah lusin bom nuklir.

Pada akhir Juni, ketika operasi pertama kali berakhir, beberapa kritikus Israel mengatakan bahwa Republik Islam Iran bahkan dapat segera memproduksi bom nuklir dalam hitungan bulan, mengingat uraniumnya belum dibom.

Sebaliknya, beberapa pejabat pertahanan Israel mengatakan kepada The Jerusalem Post bahwa Iran paling cepat dapat mencoba memproduksi bom nuklir—jika Iran sekarang mencoba membangun kembali semua bagian programnya yang telah dibom yang diperlukan untuk melakukannya—akan terjadi dalam waktu sekitar dua tahun.

Ini karena uranium yang diperkaya sendiri tidak dapat digunakan untuk banyak hal.

Namun, pengungkapan terbaru—Mossad dapat melakukan intervensi jika Teheran mencoba melakukan langkah-langkah baru yang berbahaya dengan uranium—seharusnya membuat para ayatollah berpikir ulang.

Faktanya, salah satu syarat yang diajukan Barat agar Iran menghindari sanksi global yang akan dijatuhkan kepadanya dalam waktu sekitar dua minggu adalah agar Republik Islam Iran memberikan IAEA akses ke cadangan uraniumnya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Gempa Guncang Venezuela,...
Gempa Guncang Venezuela, 18 Orang Diselamatkan dari Reruntuhan
Ngeri! Suhu Paris Lebih...
Ngeri! Suhu Paris Lebih Panas daripada Makkah
Rekomendasi
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Klasemen Akhir Grup...
Klasemen Akhir Grup H Piala Dunia 2026: Dongeng Cape Verde Baru Dimulai!
Benarkah Fruktosa dalam...
Benarkah Fruktosa dalam Buah Bisa Memicu Asam Urat? Ini Penjelasan Guru Besar IPB
Berita Terkini
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved